MOSKOW-KEMPALAN: 35 orang meninggal dari adanya serangan pasukan militer Rusia di pangkalan militer Ukraina di Barat Ukraia yaitu di Kota Lviv.
Lebih dari 30 misil milik Rusia menyerang pangkalan miltier tersebut yang berada di dekat perbatasan Ukraina dengan Polandia.
Gubernur Lviv yaitu Maxim Kozitsky mengatakan pada Senin (14/3) bahwa serangan oleh Rusia tersebut kemudian membunuh 35 orang dan 134 orang luka-luka.
Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan bahwa serangan udara tersebut menghancurkan banyak senjata yang disuplai oleh negara-negara Barat untuk Ukraina.
Kemudian melansir dari Aljazeera, klaim oleh Kementerian Pertahanan Rusia memang benar adanya dan dapat diverifikasi.
Tindakan Rusia tersebut dikatakan sebagai salah satu upaya dari Rusia untuk segera menjatuhkan ambisi Ukraina bergabung dengan NATO.
Fasilitas Pangkalan Militer Yavoriv yang berada di Lviv tersebut berukuran 360 KM2.
Pangkalan tersebut seringkali disebut sebagai Pusat Keamanan dan Penjaga Perdamaian Internasional dan juga sering digunakan sebagai tempat latihan militer Ukraina dengan pelatih dari AS dan NATO.
Selain itu, NATO juga sudah beberapa kali menggunakan fasilitas militer tersebut untuk mengadakan latihan militer Internasional untuk NATO.
Hubungan antara NATO-Ukraina juga semakin terjalin dengan adanya banyak acara yang dilaksanakan di fasiltias militer tersebut.
Hal tersebut yang kemudian membuat Rusia bisa melakukan klaim bahwa pasukan dari Barat sudah semakin dekat dengan Rusia.
(Muhamad Nurilham, Aljazeera)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi