KYIV-KEMPALAN: Pihak Ukraina mengatakan bahwa situasi di Kota Pelabuhan yaitu Mariupol yang terkepung oleh pasukan militer Rusia sudah dalam keadaan yang kritis.
Rusia pada saat ini dikatakan tengah melakukan banyak bombardir di beberapa tempat di Ukraina seperti di kota Kharkiv dan Dnipro.
Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan bahwa Mariupol saat ini sudah diduduki oleh pasukan militer Rusia.
Kemudian, pihak Kementerian Pertahanan Rusia membantah banyaknya informasi yang berhubungan dengan tindakan Rusia yang menghalang-halangi evakuasi warga sipil.
Penasihat Menteri Dalam Negeri Ukraina yaitu Vadym Denysenko mengatakan bahwa pihaknya ragu untuk melakukan evakuasi dan bantuan humanitarian di Mariupol.
Ia mengatakan hal tersebut karena situasi di Mariupol sangat kritis.
Melansir dari Aljazeera, pada saat ini, terdapat 1,582 warga sipil yang terbunuh di Mariupol semenjak Rusia menduduki kota tersebut.
Pihak Rusia kemudian menolak adanya informasi tersebut karena tujuan utama operasi militernya bukan menyasar kepada warga sipil, melainkan untuk melucuti neo-Nazi yang ada di Ukraina.
Walikota Mariupol yaitu Vadym Boychenko mengatakan bahwa serangan Rusia di kota tersebut berjalan dalam rentang waktu 30 menit sekali dengan menggunakan pesawat yang menargetkan kepada area perkotaan.
Boychenko kemudian juga mengatakan bahwa serangan tersebut telah membunuh banyak warga sipil, termasuk orang tua, perempuan dan anak-anak.
(Muhamad Nurilham, Aljazeera)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi