Minggu, 31 Mei 2026, pukul : 19:46 WIB
Surabaya
--°C

Chelsea

Itulah sebabnya dia cepat-cepat melego Chelsea. Awalnya dia melepas kepemilikannya dan menyerahkannya kepada wali amanah, semacam yayasan, yang akan menjalankan manajemen Chelsea. Gelagat itu sudah membuat suporter Chelsea panas dingin. Dan ternyata betul, Abramovich kemudian memutuskan menjual sahamnya di Chelsea.

Abramovich melepas Chelsea dengan harga 3 Miliar Pound Sterling dan beberapa taipan kabarnya berminat untuk membelinya. Ada taipan dari Switzerland, Amerika, dan seorang lagi dari Turki yang sudah melakukan kontak dan negosiasi dengan Abramovich.

BACA JUGA: Rusia, Ukraina, dan Bola

Perang membawa akibat terhadap sepak bola. Itulah perang global yang terjadi di era globalisasi seperti sekarang. Itulah sebabnya Franklin Foer menjelaskan teori globalisasi melalui sepak bola, ‘’How Soccer Explains the World: An Unlikely Theory of Globalization’’.

BACA JUGA  Menuju Panggung Asia: 12 Srikandi Muda Voli Indonesia Masuk Pelatnas

Sepak bola bisa menjelaskan apa yang terjadi dunia sekarang ini. Sepak bola bisa menjadi teori globalisasi dan menjelaskan apa itu globalisasi. Kasus penjualan Chelsea ini menjelaskan bahwa apa yang terjadi di sebuah ujung dunia akan dirasakan dampaknya di ujung dunia lainnya. Perang di Rusia menyebabkan Chelsea dijual. Itulah globalisasi, itulah cara sepak bola menjelaskan dunia.

Pada 2003 Abramovich membeli Chelsea seharga 140 juta Pound Sterling. Sekarang Abramovoich menjualnya seharga 3 miliar Pound Sterling. Selama hampir 20 tahun di bawah kepemilikan Abramovich Chelsea menjadi salah satu klub paling digdaya di dunia, menjadi juara Premier Leagu lima kali, menjadi juara Liga Champions dua kali, dan sekali menjadi juara dunia.

BACA JUGA  Konsistensi Tanpa Henti: Gribin Volleyball Club Kembali Pasok Talenta ke Skuad Porprov Surabaya

BACA JUGA: Oki dan KDRT

Abramovich menjadi salah satu taipan terkaya di Rusia karena kedekatanya dengan rezim Vladimir Putin. Pada 1990 Uni Soviet sebagai induk Rusia ambruk. Negara-negara kecil yang disatukan di bawa rezim komunis Uni Soviet bubar dan memerdekakan diri.

Perusahaan-perusahaan milik negara dilego dengan harga murah kepada kroni-kroni rezim baru. Abramovich menjadi salah satu pengusaha yang kejatuhan durian dari rezeki swastanisasi itu. Kedekatannya dengan rezim baru membuatnya menjadi salah satu sultan  super crazy rich.

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.