Jumat, 29 Mei 2026, pukul : 22:27 WIB
Surabaya
--°C

Kalah Lagi di Putaran Kedua Proliga 2022, Begini Peluang Samator Lolos Final Four

SENTUL-KEMPALAN: Dewi fortuna seakan masih menjauhi Surabaya Bhayangkara Samator. Sampai laga kedua putaran kedua Proliga 2022 berlangsung, SBS (singkatan nama Samator) tak juga mampu memenangi pertandingan.

Bertanding di Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto, Sentul, Bogor, Jumat sore (18/2) Samator menelan kekalahan 1-3 (15-25, 26-28, 25-23, 25-27) atas klub Bogor LavAni. Sebelumnya, 12 Februari lalu Nizar Julfikar dkk juga menelan kekalahan telak atas Jakarta BNI 46 0-3 (20-25, 22-25, 18-25).

Bagi SBS, ini jadi kekalahan keempat klub juara bertahan Proliga tersebut sepanjang musim 2022. Kekalahan yang telah menempatkan klub besutan Sigit Ari Widodo dalam posisi keempat klasemen sementara Proliga 2022.

BACA JUGA: Bhayangkara Samator Akhiri Putaran Kedua Di Bawah Jakarta Pertamina Pertamax

Posisi yang bakal mengancam peluang SBS melangkah ke final four musim ini. SBS sekarang ini hanya mengoleksi 10 angka. Walaupun selisih poinnya dengan dua klub di bawahnya besar, tapi dengan melihat performa ajlok SBS terlempar dari empat besar masih bisa terjadi.

BACA JUGA  Dekade Baru Ashuma: Revolusi Sport Science dan Pemulihan Atlet Nasional Berpusat di Sidoarjo

SBS berjarak lima poin dari Kudus Sukun Badak (KSB) dan enam poin dari Palembang Bank SumselBabel (PBS) yang berada di posisi kelima dan keenam. Tetapi, kedua tim tersebut masih punya tabungan pertandingan sisa lebih banyak dari SBS karena ada pertandingan tunda setelah kasus positif Covid-19 beberapa waktu lalu.

’’Yang pasti kami harus mendapatkan tambahan enam poin lagi (untuk mengamankan posisi final four,’’ harap Sigit. Setidaknya enam poin tersebut bisa diambil ketika SBS menghadapi KSB pada Minggu sore (20/2) dan PBS pekan depan (26/2).

Terkait dengan penampilan anak asuhnya pada laga Jumat petang, Sigit sudah menemukan tiga aspek yang membuat anak asuhnya jadi gagal bersaing melawan klub milik mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono tersebut.

BACA JUGA  Mengapa NPD Tak Suka di Rumah ?

’’Blok bola cepat, servis yang kurang menyerang, dan suplai bola pertama yang kurang sempurna,’’ ungkap pria yang sebelumnya menjadi asisten pelatih SBS terdahulu Ibarsjah Djanu Tjahjono itu.

BACA JUGA: Melepas Sindjelic, Bhayangkara Samator Mendatangkan Kapten timnas Pakistan

Faktor bergabungnya pemain asing yang baru, yaitu Aimal Khan, menurutnya sudah bagus. Pemain berkebangsaan Pakistan tersebut sudah bisa langsung nyetel dengan permainan timnya. ’’Chemistry-nya sudah bagus. Tinggal menumbuhkan lagi saja supaya permainannya bisa lebih solid,’’ tegas Sigit. (Yunita Mega Pratiwi)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.