SELANGOR-KEMPALAN: Penampilan Indonesia dalam ajang Kejuaraan Bulutangkis Beregu Asia (BATC) 2022 belum tergoyahkan. Baik di sektor putra maupun putri sama-sama masih bisa memenangi setiap pertandingan.
Bahkan, di sektor putri sudah melaju ke semifinal dan akan berhadapan dengan Malaysia sebagai tuan rumah ajang tersebut, Sabtu (19/2). Sedangkan di sektor putra pada Jumat (18/2) menjalani pertandingan terakhir melawan India.
Di balik penampilan 100 persen Indonesia tersebut, terselip dua nama yang menjadi penentu, Christian Adinata dan Stephanie Widjaja. Seperti yang mereka lakukan ketika Indonesia mampu mengandaskan Korsel, Kamis (17/2).
Di sektor putra Christian yang jadi penentu skor 3-2 saat dia mampu mengandaskan perlawanan Jeong Min-sun 21-19, 11-21, 21-17. Sedangkan di sektor putri Stephanie juga yang menentukan skor 3-2 dengan mengalahkan Kim Joo-eun 21-11, 21-13.
Christian ini merupakan pemain jebolan dari PB Tangkas Intiland Jakarta. Pebulutangkis yang akrab disapa Chris ini sudah masuk Pelatnas Cipayung sejak 2018 sebagai tunggal putra pratama. Namanya baru masuk ke level senior tahun ini.
BACA JUGA: Awali BATC 2022 dengan Sikat Hong Kong, Ini Pebulutangkis Muda yang Bersinar
Jika dibaca lagi, namanya memang mirip dengan nama legenda bulutangkis Indonesia, Christian Hadinata. Hanya beda “H”, Hadinata dan Adinata. Memang, ayahnya mengidolakan sosok Koh Chris (sapaan akrab Christina Hadinata).
Perannya sebagai penentu kemenangan disandingkan dengan Shesar Hiren Rhustavito pada saat Indonesia merengkuh Piala Thomas tahun lalu. Vito (sapaan akrab Rhustavito) juga selalu tampil sebagai penentu kemenangan.
Begitu pula dengan Chris. ’’Senang bisa bermain maksimal dan menyumbangkan poin untuk tim Indonesia. Meski awalnya tegang, tapi lama-lama akhirnya saya bisa mengatasinya,’’ tutur atlet kelahiran Pati, Jateng, tersebut.
BACA JUGA: Putri KW yang Bukan Lagi KW
Beda Chris, beda pula dengan Fani (sapaan akrab Stephanie). Fani bukan anak kemarin sore. Dia pernah menduduki peringkat nomor 1 BWF Junior putri per 1 Januari 2021 lalu. Jika Chris dari klub PB Tangkas, Fani didikan Jaya Raya Jakarta.
Dengan pengalamannya selama bertarung di level junior, Fani digadang-gadang jadi The Next Susy Susanti. Selain itu, Fani juga digadang-gadang bisa menyamai sosok yang dia idolai, yaitu pebulutangkis Taiwan yang juga peringkat 1 dunia Tai Tzu Ying. (Yunita Mega Pratiwi)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi