MADRID-KEMPALAN: Rafael Nadal dan Roger Federer sudah dikenal sebagai dua dari tiga petenis terbaik di dunia bersama Novak Djokovic. Ketiga petenis tersebut kerap disebut dengan julukan Big Three.
Lalu, apa jadinya kalau di antara mereka bukan saling beradu. Melainkan saling bekerja sama di dalam sebuah tim. Itulah yang dapat disaksikan dalam turnamen bertajuk Laver Cup. Turnamen itu akan berlangsung di London, 23 – 25 September mendatang.
Nadal yang baru saja membuka perjalanannya tahun 2022 ini dengan memenangi Grand Slam di Australian Open sepekan yang lalu tersebut akan berada satu tim bersama Federer dalam “Team Europe”. Keduanya akan saling bahu membahu menghadapi “Team World”.
’’Laver Cup adalah salah satu event yang unik, dan aku pun senang berkompetisi di sana,’’ ucap Nadal. Yang lebih antusias bagi petenis berkewarganegaraan Spanyol tersebut tentu saja adalah berpasangan dengan Federer.
’’Bagiku, Roger sudah seperti salah satu bagian terbesar dalam karirku, rival besar dan juga salah satu teman baikku,’’ kenang Nadal yang juga sama-sama baru pulih cedera seperti Federer. Tapi, bedanya Federer baru kali ini bertanding setelah mengalami cedera lutut.
Cedera itu pulalah yang memaksa petenis berkewarganegaraan Swiss tersebut gagal bertanding di dalam ajang Australian Open 2022, bulan lalu. ’’Aku sangat menantikan bisa kembali bermain lagi dalam turnamen ini sejak tahun lalu dan Laver Cup termasuk rencanaku yang paling utama. Bukan rahasia lagi, aku sudah mencintai event ini,’’ tutur Federer.
Turnamen ini kali pertama digelar enam tahun yang lalu. Setiap timnya berkekuatan sebanyak 6 pemain dan dipimpin seorang kapten tim. Biasanya, kapten itu ditunjuk dari petenis legendaris di dunia.
Team Europa dikapteni legenda tenis lapangan dari Swedia, Bjorn Borg. Dialah yang bakal jadi sosok penengah di antra Nadal dan Federer. ’’Tidak ada yang lebih bagus ketimbang menunjuk Rafa (Nadal) dan Roger bermain bersama dalam Laver Cup tahun ini,’’ sebut Borg.
Dia mengomentari sukses Nadal memenangi gelar Grand Slam ke-21-nya pada Australian Open. ’’Dia menggambarkan spirit permainan kami dan kami sangat beruntung memilikinya dan Roger sebagai role model dalam olahraga kami,’’ lanjut Borg. (The New Daily, Yunita Mega Pratiwi)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi