Kamis, 21 Mei 2026, pukul : 10:56 WIB
Surabaya
--°C

Emosi Menjadi PR Besar Wakil Jatim di Liga 3 Nasional

SIDOARJO-KEMPALAN : Empat wakil Jawa Timur di Liga 3 Nasional melakoni laga uji coba kemarin. Deltras Sidoarjo menghadapi Gresik United di Stadion Jenggolo.

Sementara itu, Persida Sidoarjo melawan NZR Sumbersari FC Malang di Stadion Gelora Delta Sidoarjo. Hasil Deltras versus Gresik United berakhir imbang tanpa gol alias 0-0. Sedangkan NZR Sumbersari FC Malang menang 1-0 atas Persida.

Meski berstatus uji coba, laga berjalan panas. Pertandingan Deltras melawan Gresik United yang di saksikan kedua pimpinan daerah W1 Gus Muhdlor dan G 1 Gus Yani harus berakhir lebih cepat alias di hentikan oleh wasit. Sebab, pemain kedua tim terlibat bersitegang yang nyaris baku hantam. Beruntung situasi itu bisa di kendalikan setelah official kedua tim turun melerai ketegangan tersebut.

Hal itu cukup disesalkan pelatih Deltras Muhamad Zein Alhadad. ”Ini salah satu kekurangan kami sebelum Liga 3 Nasional. Anak-anak terlalu mudah emosional. Sangat emosional. Ini yang tidak boleh terjadi saat kompetisi resmi liga 3 Nasionsal dimulai,” ujar Al Hadad. Dengan sisa waktu sepekan, tim pelatih harus segera berbenah.

”Kalau bisa, kami akan datangkan psikiater untuk meredam amarah pemain,” tambahnya.

Wasit mengganjar kartu merah kepada Deltras dan GU

Sementara pelatih Gresik United H Kusairi juga menyesalkan kejadian yang seharusnya tidak perlu terjadi.
” saya sebagai pelatih sagat meyangkan. Emosi harusnya bisa di kendalikan,” terang salah satu legenda sepakbola Gresik ini.

Problem serupa dihadapi NZR Sumbersari. Setelah menang atas Persida, sang pelatih, Charis Yulianto, melihat ada kekurangan dalam timnya.

”Penyelesaian akhir yang perlu kami perbaiki,” kata Charis. Selain finishing, Charis sudah puas dengan permainan anak asuhnya. ”Secara keseluruhan cukup baik. Organisasi permainan saat bertahan dan menyerang progresnya bagus,” tambahnya.

Bagaimana dengan Persida? Sang pelatih, Istiqo Hadi Susanto, melihat ada beberapa hal yang harus dibenahi. Salah satunya soal konsentrasi.

”Pada babak pertama, permainan kami sudah bagus. Tapi, pada 15 menit terakhir laga, permainan kurang maksimal,” jelas Istiqo. Menurut dia, hal itu disebabkan dirinya menurunkan pemain pelapis. ”Pemain pelapis kami tampil kurang bagus,” Jelas istiqo. (Ambari Taufiq)

Editor: Freddy Mutiara

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.