Kamis, 28 Mei 2026, pukul : 22:32 WIB
Surabaya
--°C

Toilet “Penyelamat” Rafael Nadal

MELBOURNE-KEMPALAN: Petenis Rafael Nadal harus berterima kasih kepada “Toilet”. Itu karena toiletlah yang menyelamatkannya dari kelelahan pada set keempat perempat final di ajang Australia Open 2022, Selasa petang (25/1).

Menghadapi petenis andalan Kanada, Denis Shapovalov, di Rod Laver Arena, Melbourne, Nadal sebenarnya mendapat perlawanan saat set keempat. Ketika itu, kedudukan sama kuat, 6-3, 6-4, 4-6, 3-6.

Di tengah berjalannya set yang keempat, Nadal ternyata meminta izin agar diberi istirahat untuk pergi ke toilet. Gara-gara itu, Nadal bisa memulihkan kembali tenaganya. Apalagi laga itu harus berlangsung dalam 4 jam lebih 8 menit.

Alhasil, pada set kelima Nadal pun akhirnya mampu membuktikan siapa dirinya. Petenis yang berkebangsaan Spanyol itu pun menuntaskan perlawanan Shapovalov pada set terakhir dengan skor 6-3.

BACA JUGA  Gema Idul Adha 1447 H di As-Shobirin Sidoarjo: Meneladani Ululazmi, Merawat Kepedulian Melalui 22 Hewan Kurban

Tapi rupanya, izin yang diberikan kepada wasit disindir Shapovalov. Petenis peringkat 14 dunia itu merasa diperlakukan tidak adil selama bertanding dalam skuad. Sebab tahun lalu dia mengaku tidak diberi izin.

’’Aku pikir ini tak adil. Berapa banyak Rafa lolos? Dan kemudian pada set keempat, tiba-tiba dia pergi (ke toilet). Tahun lalu aku juga melakukan hal serupa, aku tidak diizinkan,’’ kecam petenis berusia 22 tahun tersebut.

Alasan wasit yang menyebut Nadal sedang dievaluasi secara medis pun dia anggap mengada-ada juga. ’’Dia dievaluasi secara medis, setelah evaluasi pria itu pergi menuju ke toilet. Aku pikir, di mana aturannya ya?’’ sambungnya.

Emosi yang dirasakan oleh Shapovalov itu pun akhirnya merembet dengan konsentrasinya di lapangan. Itulah yang membuat pada set kelima permainannya sudah tidak mampu mengimbangi Nadal lagi.

BACA JUGA  Dari Mana Asal Mula NPD?

Bagi Nadal, ini semifinal Australian Open ketujuh yang dia jalani. Terakhir, dia menjuarai ajang ini pada 2019. Dalam babak semifinal yang berlangsung Jumat (28/1), Nadal akan mendapatkan perlawanan dari petenis Italia Matteo Berrettini.

Terkait dengan tudingan Shapovalov terkait perlakuan khusus yang didapatkan dari wasit, Nadal pun mengungkapkan yang sesungguhnya. ’’Aku benar-benar percaya saat di lapangan Anda tak pantas mendapat perlakuan yang lebih baik dari orang lain. Aku tak menginginkannya,’’ ungkap Nadal.

Terlepas dari toilet dan Shapovalov, Nadal sudah dekat dengan gelar Grand Slam ke-21 di ajang Australian Open. ’’Aku tak berharap apapun (rekor). Aku hanya ingin semua ini terus berjalan,’’ tutur Nadal. (Yunita Mega Pratiwi)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.