Menu

Mode Gelap

Kempalanbis · 11 Jan 2022 11:17 WIB ·

LaNyalla: Kerjasama Industri dengan Asing, Harus Perkuat Kedaulatan


					Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, berharap pemerintah memperkuat sektor industri. Menurutnya,  kerja sama industri dengan negara lain dapat jadikan jalan untuk mempertegas kedaulatan industri Indonesia. Perbesar

Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, berharap pemerintah memperkuat sektor industri. Menurutnya,  kerja sama industri dengan negara lain dapat jadikan jalan untuk mempertegas kedaulatan industri Indonesia.

JAKARTA – KEMPALAN: Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, berharap pemerintah memperkuat sektor industri. Menurutnya,  kerja sama industri dengan negara lain dapat jadikan jalan untuk mempertegas kedaulatan industri Indonesia.

“Indonesia perlu meningkatkan pengembangan industri dengan diiringi peningkatan kualitas SDM. Karena sudah saatnya kita menuju kedaulatan industri,” katanya, Selasa (11/1/2022).

Senator asal Jawa Timur itu menambahkan, pemerintah dapat membuka dan
memperkuat kerja sama dengan negara-negara yang maju di bidang industri seperti Jepang, Korea, dan lainnya.

“Seperti jalinan kerja sama Indonesia – Jepang terkait pengembangan industri, diharapkan dipelajari seutuhnya. Karena, kita berharap suatu saat Indonesia mampu pengembangkan sendiri industri yang ada.

Dijelaskan LaNyalla, proyek kerja sama teknis yang rencananya melibatkan berbagai institusi mitra Negeri Matahari Terbit, seperti JICA dan METI, harus dimanfaatkan dengan baik.

“Kerja sama ini kita harapkan menjadi langkah teknis bagi Indonesia untuk memberdayakan segala potensi terutama potensi SDM,” ujarnya.

Sebelumnya, Jepang dikabarkan tertarik memperkuat kerja sama dengan mengusulkan Asian Japan Investing for the Future Initiative (AJIF).

Adapun cakupan area kerja sama antara lain terkait diversifikasi rantai pasok, perkenalan pengembangan dan pemanfaatan teknologi energi terbarukan, sistem manajemen energi, serta kolaborasi studi kelayakan untuk infrastruktur berkualitas.

Selain itu, penerapan teknologi digital pada seluruh lapisan masyarakat, dan pengembangan kualitas sumber daya manusia yang memiliki kapasitas pemanfaatan teknologi digital juga menjadi bagian.

Indonesia sendiri menawarkan implementasi industri 4.0 melalui program New Manufacturing Industry Development Center (MIDEC). (*)

Editor: Freddy Mutiara

Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Operasi Pasar Minyak Goreng di Gunung Sari, Wakil Walikota Armuji dan Crazy Rich Surabaya Gratiskan Minyak

28 Januari 2022 - 16:52 WIB

Luncurkan Aplikasi Sayang Warga, Pemkot Surabaya Libatkan Kader Identifikasi Masalah Sosial dan Kesehatan

28 Januari 2022 - 06:31 WIB

PT ISS Menangi Lelang Terbuka Perparkiran setelah Penawaran Tertinggi Rp32,09 Miliar

28 Januari 2022 - 06:20 WIB

OPPO eXperience Store Bandung Bawa Konsep Kepuasan Pelanggan

27 Januari 2022 - 22:15 WIB

Wagub Emil Apresiasi Pemkot Probolinggo Cetak Pelaku UMKM Berdaya Saing Global

27 Januari 2022 - 10:10 WIB

LaNyalla: Pemerintah Perlu Pikirkan Skema Distribusi Minyak Goreng

26 Januari 2022 - 12:18 WIB

Trending di Kempalanbis