Rabu, 29 April 2026, pukul : 19:10 WIB
Surabaya
--°C

Bhayangkara Samator Bukan Lagi Tim Rivan

SENTUL-KEMPALAN: Bisa apa Surabaya Bhayangkara Samator tanpa Rivan Nurmulki? Itu yang sempat menjadi pertanyaan fans Samator sebelum Proliga 2022 dimulai. Tapi Jumat malam (7/1), Nizar Zulfikar dkk mampu menjawabnya dengan manis.

Menghadapi Palembang Bank Sumsel-Babel di Padepokan Bola Voli Jenderal Polisi Kunarto, Sentul, Bogor, Samator mampu memetik kemenangan pertamanya. Samator mengalahkan BSB 3-1 (26-28, 25-19, 25-22, 25-22).

Seperti yang diungkapkan pelatih BSB Putut Marhaento. ’’Saya pikir, tim ini (Samator) takkan bermasalah sekalipun ditinggal Rivan. Sebab, mereka punya pemain asing yang bisa mengangkat (performa tim),’’ sebut Putut.

Tanpa Rivan, Samator punya outside hitter berkebangsaan Australia Tim Robert Taylor. Dialah yang jadi salah satu mesin pencetak poin Samator malam itu. Begitu pula dengan middle blocker asingnya, Marko Sindelic.

’’Apabila sebelumnya yang kami tahu Samator mengambil pemain asing yang biasa-biasa saja. Pada musim ini, mereka pun mengambil pemain asing dengan kualitas yang saya pikir bagus sekali kualitasnya,’’ tambahnya.

Begitu pula dengan opposite hitter Samsul Kohar yang sudah diproyeksikan jadi pengisi posisi Rivan. Samsul pun mampu mengimbangi permainan outside hitter dalam mencetak poin-poin ke pertahanan BSB.

’’Selanjutnya, masih ada tim-tim kuat lainnya di Proliga 2022. Rata-rata tim-tim kontestan sudah mempunyai pemain-pemain nasional dalam barisan pemainnya,’’ sebut Nizar yang didapuk jadi kapten tim Samator.

Nizar mengakui, kebiasaan Samator yang kerap telat panas ketika awal-awal laga, masih menjadi momok dalam laga awla tahun. ’’Apalagi ini pertandingan pertama dan kami pun baru mencoba lapangan juga. Senang bisa memenanginya,’’ tutur Nizar.

Pelatih Samator, Sigit Ari Widodo, menyebut set pertama sebagai momen timnya meraba-raba kekuatan lawan dan bentuk permainannya seperti apa. ’’Kami mempelajari Bank SumselBabel dengan baik. Lalu kami bisa melakukan perbaikan dan bersyukur bisa menyapu bersih tiga set sisanya,’’ ungkap Sigit.

Walaupun peran Rivan dalam permainan Samator skini sudah tergantikan dengan adanya pemain asing, Sigit merasa dia saat ini belum menemukan bentuk permainan Samator seperti yang dia inginkan. ’’Pemain kami banyak yang grogi ketika pada awal-awal pertandingan,’’ ungkap Sigit. (Yunita Mega Pratiwi)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.