KEMPALAN: Ghostbuster adalah salah satu film legendaris dari dekade 80an dengan sejumlah sekuel yang membawa kembali para pemeran awalnya. Genre horor komedi tidak pernah ditinggalkan oleh serial film ini.
Ghostbuster Afterlife mengajak penonton 37 tahun usai Ghostbuster yang pertama. Pada film ini, salah satu anggota tim pembasmi hantu itu sudah memiliki cucu yang nampaknya ia telantarkan. Berbeda dengan seri-seri sebelumnya, Ghostbuster Afterlife diawali dengan momen yang menegangkan dan kematian sang anggota tim itu.
Pembukaan dengan kematian itu akan membawa penonton pada sisi dari keluarga yang ia tinggalkan, bagaimana anak perempuan dan kedua cucunya berusaha bertahan hidup, terlepas ia meninggalkan warisan berupa rumah, sang mendiang Ghostbuster juga mewariskan utangnya.
Seiring berjalannya film, pemirsa akan disuguhi dengan adegan-adegan yang penuh humor meskipun mungkin tidak selucu Ghostbuster 2016, yang mana seluruh pemerannya diubah menjadi perempuan. Film ini juga lebih rumit dan lebih panjang ketimbang seri lainnya.
Pemain utamanya adalah anak-anak kecil yang berusaha mencegah kelahiran Gozer, Dewi dari era lampau dari dunia lain. Namun Gozer sendiri baru diperkenalkan dekat-dekat film akan berakhir serta wujudnya baru muncul dan hidup pada klimaks dari Ghostbuster Afterlife.
Para hantu pun mulai bermunculan pada 1/2 jalan film. Karya sutradara Jason Reitman ini juga lebih banyak menekankan pada drama-nya ketimbang live-action seperti film-film Ghostbuster sebelumnya dengan durasi 2 jam lebih. Film ini juga bergaya seperti film misteri sehingga para pemainnya harus melakukan penyelidikan untuk tahu apa yang sedang terjadi di Summerville dengan gempa-nya yang aneh dan terjadi tiap hari.
Seperti film Hollywood pada umumnya, para pahlawan dari Ghostbuster pertama muncul pada titik krusial dari film, dimana hantu yang dihadapi bukan sekedar hantu biasa, melainkan “Dewi” dari masa Sumeria. Para pemeran Ghostbuster lama juga ditarik kembali untuk memainkan peran yang sama, mereka adalah Bill Murray, Dan Aykroyd, Ernie Hudson, dan Harold Ramis.
Menariknya, Ramis sudah wafat pada tahun 2104, sehingga kemunculannya dalam seri Ghostbuster ini menggunakan teknologi yang membuat orang lain menjadi dirinya. Dengan akhir yang bahagia, film ini merupakan film tipikal dari Hollywood, ditambah dengan gaya baru perfilman masa kini: post-credit scene. (Reza Hikam)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi