Namun, di leg kedua, Timnas Indonesia mencoba bermain terbuka dan nyaris kalah. Indonesia kewalahan menghadapi Singapura yang tampil dengan sembilan pemain. Bahkan, Asnawi Mangkualam dkk nyaris angkat kopor ketika Singapura mendapat hadiah penalti di menit terakhir jelang bubar. “Untungnya penalti itu berhasil diblok penjaga gawang. Kalau masuk, habislah cerita Indonesia di Piala AFF 2021. Timnas Indonesia lolos ke babak final karena faktor lucky,” kata Hanafing.
Faktor lucky ini pula, menurut Hanafing, yang diharapkan berpihak pada Timnas Indonesia saat menghadapi Thailand di final Piala AFF 2021. Sebab, prediksinya, malam ini Timnas Indonesia bakal terus digedor oleh barisan penyerang Thailand.
Apalagi, lanjut Hanafing, selain punya barisan pertahanan yang rapat, Thailand punya dua wing back yang cukup bagus, selain Chanathip Sengkrasin yang dikenal sangat haus gol.
Pemain yang dijuluki Messi Thailand ini pula yang menjadi pencetak dua gol ke gawang Vietnam di babak semifinal leg pertama. Apalagi Pratama Arhan tidak bisa tampil, sehingga kemungkinan besar Thailand akan menggedor dari rusuk kiri pertahanan Timnas Indonesia.
Sebab kalau lewat rusuk kanan, Thailand agak kesulitan, karena di sana ada Asnawi Mangkualam yang tampil stabil sepanjang pertandingan.
“Saya kira, hasil seri cukup bagus bagi Timnas Indonesia di leg pertama ini. Kalau pakai pola menyerang, saya khawatir Timnas Indonesia malah kebobolan,” pungkas Hanafing. (Dwi Arifin)
Editor: Reza Maulana Hikam

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi