Menu

Mode Gelap

kempalanews · 29 Des 2021 16:41 WIB ·

Guna Bahas Hasil Muktamar Ke-34, Gus Yahya Temui Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan


					Gus Yahya saat menemui Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Bogor pada hari Rabu, (29/12) dini hari tadi. (BPMI Setpres) Perbesar

Gus Yahya saat menemui Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Bogor pada hari Rabu, (29/12) dini hari tadi. (BPMI Setpres)

JAKARTA-KEMPALAN: Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) diketahui telah menerima kunjungan dari K.H. Yahya Cholil Staquf selaku Ketua Umum dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), dirinya baru saja terpilih pada Muktamar PBNU ke-34 yang baru saja diselenggarakan pada beberapa waktu yang lalu.

Pria yang akrab disapa dengan Gus Yahya ini, mendatangi Istana Kepresidenan Bogor, pada Rabu, (29/12) dini hari tadi. Kedatangan Gus Yahya sendiri ialah untuk melaporkan hasil dari Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama yang baru saja berlangsung di Lampung, pada 22-24 Desember 2021 kemarin.

“Saya melaporkan hasil Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama kemarin, bahwa saya terpilih sebagai Ketua Umum PBNU periode 2021-2026, sedangkan K.H. Miftachul Achyar ditetapkan sebagai Rais Aam. Kemudian saya melaporkan juga hasil-hasil yang disepakati di dalam muktamar mengenai program-program, agenda-agenda yang tentunya nanti akan sangat terkait dengan prospek kerja sama-kerja sama, termasuk dengan pemerintah,” ungkap Gus Yahya saat memberikan keterangannya.

Gus Yahya mengatakan, bahwa peran Pemerintah bersama dengan Nahdlatul Ulama antara lain ialah melaksanakan tanggung jawab yang sama untuk merawat, menjaga, serta membangun keberlangsungn bangsa Indonesia.

“Antara Nahdlatul Ulama dan pemerintah ini harus terus-menerus dalam kerja sama yang erat untuk melaksanakan tanggung jawab itu,” tambahnya.

Sebagai wajah baru dari Ketua Umum PBNU, Gus Yahya sendiri berharap untuk bisa menyempurnakan konsolidasi organisasi sehingga nantinya Nahdlatul Ulama akan dapat menjadi agen transformasi yang berperan dalam keberlangsungan bangsa Indonesia kedepanny.

“Ketika kita memiliki agenda-agenda nasional untuk menggerakkan masyarakat secara luas, maka Nahdlatul Ulama ini harus bisa sungguh-sungguh efektif dalam menjalankan peran untuk partisipasi masyarakat tersebut termasuk di dalam ikut membantu menyukseskan apa yang telah diagendakan oleh pemerintah,” pungkasnya. (BPMI Setpres, Akbar)

Editor: Reza Maulana Hikam

Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Reaksi Kapolda Jabar ke GMBI, Begini Respon Sahabat Polisi Indonesia

28 Januari 2022 - 22:33 WIB

Ketum Sahabat Polisi Indonesia, Fonda Tangguh

UMSIDA Siapkan 1392 Mahasiswa Sukseskan Konsep Desa Wisata Melalui KKN Pencerahan 2022

28 Januari 2022 - 22:14 WIB

Pemkot Surabaya Gelar Kerja Bakti Massal, Kerahkan 34 Unit Dump Truk dan 2000 Karung

28 Januari 2022 - 20:19 WIB

Ketua DPC PKB Sidoarjo H Subandi Beri Pesan Khusus di Agenda Musancab

28 Januari 2022 - 20:04 WIB

Waspada Covid-19 Varian Omicron, Pemkot Surabaya Terbitkan SE Wali Kota

28 Januari 2022 - 19:48 WIB

RSUD Sidoarjo Tambah Layanan Instalasi Pelayanan Kanker Terpadu

28 Januari 2022 - 19:43 WIB

Trending di kempalanews