Menu

Mode Gelap

kempalanews · 13 Nov 2021 08:00 WIB ·

Adna Studio Buka Art Exhibition, Angkat Tema Pencarian Jati Diri


					Salah satu instalasi seni di ruangan yang ada dalam art exhibition Adna Studio. Perbesar

Salah satu instalasi seni di ruangan yang ada dalam art exhibition Adna Studio.

SURABAYA-KEMPALAN: Di Jalan Wahidin No. 7-9 ada sebuah art exhibition yang diadakan oleh Adna Studio, sebuah studio independen di kota pahlawan ini. Art Exhibition ini mengangkat tema “perjalanan mencari jati diri para remaja.” Setiap ruangan akan menggambarkan step-step pencarian jati diri. Ketika memasuki tempat ini, maka para pengunjung akan dipandu oleh panitia yang turut menjelaskan makna dari setiap ruangan dalam acara ini.

Salah satu ruangan membahas tentang bagaimana seorang remaja menolak tanggung jawab. Senimannya sendiri rata-rata mahasiswa. Ada juga ruangan khusus kerja sama Studio Adna dengan Universitas Kristen Petra. Disediakan pula pojok untuk mengumpulkan kartu nama demi membuka kemungkinan untuk kolaborasi dengan seniman lain.

Di bagian ruangan lukisan, para pengunjung akan disuguhkan kisaran 20 lukisan tentang perasaan bagaimana mencari jati diri. Mulai dari lukisan naturalis menggambarkan alam, lukisan yang abstrak, hingga self-potrait. Di sebelah lukisan disediakan penjelasan tentang apa makna dari lukisan tersebut.

Beberapa seniman muda yang karyanya dipajang ialah Muhammad Thariq ‘Izza Rizqy, Auggie, Dimas Ijat, Rafli Firmansyah, Intan Setyowidiastuti, Yura Kartika, Novia Norman Azzahra, Ibnu Raffi Dewayanto, Mauliyanah dan sejumlah nama lainnya.

Salah satu lukisan berjudul “Humble” yang dipajang di Art Exhibition dari Adna Studio.

Acara ini disponsori juga dihadiri oleh LaNyalla, Ketua DPD RI, karena putri dari LaNyalla juga turut mendirikan Adna Studio di bagian branding. Selain itu Astra juga ikut menjadi sponsor dalam acara ini.

Di ruangan lain para penikmat seni akan diajak untuk melihat sebuah ruangan dimana seorang pelukis “rehat” dari kegiatan seninya. Ruangan ini ditata layaknya sebuah kamar pada umumnya namun dengan nuansa yang berusaha memperlihatkan seorang “seniman” sedang berhenti mengerjakan karya seninya.

Di pojok lain dari art exhibition ini juga ada tempat untuk foto sementara di sisi lain turut tersedia thrift shop yang menjual sejumlah pakaian, serta di bagian luar juga ada tenant yang menjual minuman. Sebelum masuk ke dalam art exhibition ini, para pengunjung bisa memesan tiket terlebih dahulu dengan sistem per sesi, ada dua jenis tiket, yakni reguler atau VIP. Kelebihan dari tiket VIP adalah pengunjung juga dapat melukis di tempat. (reza hikam)

Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Kronologi Perwira Polisi yang Dikeroyok saat Demonstrasi Pemuda Pancasila

28 November 2021 - 15:06 WIB

Kecelakaan Maut Truk Tronton vs Mobil Elf di Kediri, 4 Santri Meninggal Dunia

28 November 2021 - 15:02 WIB

9 Kiai Sepuh NU Minta Muktamar NU ke 34 Ditunda hingga 2022

28 November 2021 - 14:59 WIB

Jatim Terima Dua Penghargaan BKN Award 2021 Peringkat Pertama, Ini Formula Rahasianya

28 November 2021 - 07:02 WIB

Perdana, UHW Perbanas Wisuda 339 Mahasiswa

27 November 2021 - 17:23 WIB

Frontage Road Terus Dikebut, Bupati Sidoarjo Kawal Langsung Pembebasan Lahan

27 November 2021 - 15:53 WIB

Trending di kempalanews