Penghargaan itu membuat Pak Guru Untung sangat bahagia. Perjuangan sebagai guru madrasah di MI dan MTs Miftahul Ulim Sumenep, Madura juga diperhatikan oleh Kementerian Agama (kemenag).
“Alhamdulillah, penghargaan ini membuat saya bahagia,” katanya usai menerima penghargaan Madrasah Award dan Apresiasi Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Adiktis) 2021 di Hotel Mercure, Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara belum lama ini, seperti dikutip okezone.

Penghargaan untuk dedikasi Pak Guru Untung mengalir sejak lama. Berbagai lembaga temasuk media lokal di Sumenep sejak 2014 lalu sudah memberi apresiasi kepada Pak Guru Untung karena ikhlas menularkan ilmu kepada para siswa tanpa melihat besarnya honor yang diterima.
Berkah menjadi guru ia dapatkan dari berbagai pihak. Bukan hanya penghargaan dari ADIKTIS 2021 saja, beberapa pihak telah membantu Untung dan keluarganya pergi umrah dan haji.
Pak Guru Untung ingin pengabdian secara tulus untuk menginspirasi para difabel di seluruh Indonesia, agar tidak berputus asa dan terus berkarya meski memiliki keterbatasan.
“Kita mengajar untuk masa depan, bukan masa lalu. Saya selalu bilang sama teman-teman difabel, agar tidak berputus asa dan tetap semangat. Kita mengajar tulus dari hati,” tutur Pak Guru Untung.
Sementara itu Dirjen Pendidikan Islam (Pendis) Muhammad Ali Ramdhani mengatakan, agar guru madrasah seperti Untung tidak mematahkan semangatnya. Selain itu, Untung juga menjadi motivasi bagi semua guru, sehingga tetap berinovasi dalam segala hal dan di situasi apapun.
“Saat ini kita tidak hanya harus berpikir out of the box, tapi harus without the box,” ucap Ali Ramdhani mengakhiri komentar kepada media di Jakarta. (ham)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi