Rabu, 22 April 2026, pukul : 22:04 WIB
Surabaya
--°C

Gubernur Khofifah Minta Dudika Fasilitasi Magang ABK dan Serap Lulusan SLB

Gubernur Khofifah berharap, keberadaan website ini akan menjadi sarana untuk menyiapkan Sekolah Luar Biasa di Jatim menuju manajemen sekolah yang berbasis Digital di era 4.0. Sehingga nantinya diharapkan SLB selangkah lebih maju dan bisa menunjukkan bahwa SLB Bisa, PKLK Istimewa, Mandiri tanpa diskriminasi.

“Website ini menjadi perhatian kita kepada anak istimewa yakni siswa-siswi berkebutuhan khusus di lembaga SLB se- Jatim agar mampu mandiri tanpa diskriminasi. Harapan kita bersama, agar ke depan anak-anak Istimewa dengan kebutuhan khusus ini memiliki ketrampilan yang nantinya menjadi bekal ketika lulus dari sekolah,” kata orang nomor satu di Jatim ini.

Sementara itu, Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko menyampaikan terima kasih atas ditunjuknya Kota Batu menjadi tuan rumah acara Unjuk Gelar Keterampilan Anak Disabilitas ini. Dirinya berharap kegiatan seperti ini bukan hanya diikuti dari lingkungan pendidikan khusus tapi bisa digelar secara umum.

“Karya anak-anak istimewa ini tidak kalah dari anak lainnya. Kami berharap di Dekranasda Jatim bisa ditempatkan pojok hasil karya siswa SLB, pasti lebih membanggakan lagi. Saya juga sudah meminta OPD di lingkungan Pemkot Kota Batu untuk bisa menerima para anak ABK untuk bekerja,” katanya.

“Anak-anak ABK ini ketika sudah diterima bekerja luar biasa. Bahkan kita yang normal sering kalah semangatnya dengan anak-anak ini. Semoga acara ini bisa memberikan semangat anak-anak kita bisa berkarya lebih baik lagi,” katanya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jatim Wahid Wahyudi mengatakan bahwa Dinas Pendidikan Provinsi Jatim pada Tahun 2020 meluncurkan program Vokasi Istimewa di berbagai SLB yang ada di Jatim. Melalui program ini, SLB diharuskan memberikan pembelajaran vokasi sesuai dengan potensi kekhususannya. Termasuk SLB harus mengembangkan kerjasama dengan perusahaan-perusahaan dunia usaha, dunia industri dan dunia kerja.

“Sesuai amanat UU Disabilitas minimal dua persen tenaga kerjanya mengakomodir anak berkebutuhan khusus. Dan Alhamdulillah banyak perusahaan di Jatim menyambut baik program vokasi ini dan bersedia menjalin kerjasama dengan SLB-SLB yang ada di Jatim,” katanya.

Menurutnya, beberapa perusahaan di Jatim yang sudah menjalin kerjasama dengan beberapa SLB di Jatim diantaranya yakni PT. United Farmasi Indonesia di Sidoarjo yang sudah mempekerjakan anak berkebutuhan khusus. Bahkan menurutnya, pimpinan dari perusahaan tersebut mengatakan bahwa tenaga kerja ABK ini memiliki konsentrasi tinggi dalam bekerja.

Selain itu melalui program…

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.