Selain itu melalui program Bakti SMK, lanjut Wahid, SMK di Jatim diminta untuk berkenan memberikan bantuan dan fasilitasi kepada anak-anak ABK atau SLB bila membutuhkan peralatan atau fasilitas dalam melakukan pembelajaran atau praktek vokasi.
“Saat ini kami sedang menggarap kerjasama SLB dengan SMK dan meminta izin pada Kepala Sekolah SMK bila sewaktu-waktu guru SMK diundang mengajar di SLB agar diizinkan. Tentunya semua ini bertujuan ini untuk membangun kemandirian anak ABK dan meningkatkan rasa percaya diri anak ABK,” katanya.
Dalam kesempatan ini juga turut dilakukan penyerahan mobil antar jemput bantuan Gubernur Jatim kepada SLB Batokan Kab. Bojonegoro, SLB Negeri Gending Kab. Probolinggo, SDLB A Kab. Banyuwangi, SLB Negeri Panggungsari Kab. Trenggalek dan SLB Negeri Banjarsari Wetan Kab. Madiun.
Unjuk Gelar Keterampilan Anak Disabilitas ini sendiri menampilkan berbagai lomba pertunjukan untuk siswa SLB seperti pantomim, tari, musik, dan seni tradisional. Kemudian keterampilan yang dipamerkan seperti tata busana, tata boga, batik, kreasi barang bekas, lukisan, souvenir dan lain-lain. Serta digelar juga pameran yang menampilkan berbagai produk atau hasil karya dari SLB yang ada di Jatim.
Di ujung acara ini sangat surprise kedatangan tamu Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Gusti Ayu Bintang yang hadir memberikan semangat ABK, berkeliling stand pameran serta menyumbangkan satu lagu untuk ABK. (Dwi Arifin)
Editor: Reza Maulana Hikam

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi