Sebaik-baiknya sholat ialah yang dilaksanakan di awal waktu. Namun karena satu dan lain hal tak jarang shalat dilaksanakan tidak sebagaimana mestinya, baik tata cara maupun waktunya. Shalat Jamak misalnya. (khusus dalam perjalanan). Shalat yang dilaksanakan dengan cara mengumpulkan dua shalat wajib dalam satu waktu, seperti shalat dhuhur dengan Asar dan maghrib dengan Isya’.
Shalat jamak dibedakan menjadi dua, jamak Taqdim dan jamak Ta’khir.
Jamak Taqdim adalah penggabungan pelaksanaan dua shalat dalam satu waktu dengan cara memajukan shalat yang belum masuk waktu ke dalam shalat yang telah masuk waktunya (shalat Asar dengan dhuhur dilaksanakan pada dhuhur). Jamak Ta’khir adalah penggabungan pelaksanaan dua shalat dalam satu waktu dengan cara mengundurkan shalat yang sudah masuk waktu ke dalam waktu shalat yang berikutnya (penggabungan shalat dhuhur dengan asar dilaksanakan pada shalat asar).
Selain shalat Jamak adapula yang namanya shalat Qashar. Yaitu dengan cara meringkas atau mengurangi jumlah rakaat shalat yang bersangkutan. Fasilitas Qashar merupakan keringanan yang diberikan oleh Allah SWT kepada mereka yang melakukan perjalanan (safar).
Adapun shalat yang dapat di qashar adalah shalat dhuhur, Asar dan Isya’, dimana rakaat yang aslinya 4 diringkas menjadi 2 rakaat saja. Syarat boleh meng qashar shalat antara lain, apabila jarak bepergiannya setara 81 atau 138 Km. Mengenai ukurannya ini, terdapat perbedaan di antara Ulama.
Kemudian bepergian bukan bermaksud maksiat, qashar ini harus dilakukan ketika musafir masih dalam perjalanan, niat mengqashar shalat pada saat takbiratul ihram, Shalat yang boleh di qashar adalah shalat yang berjumlah empat rakaat dan lain-lain.
Shalat adalah ibadah istimewa dan mempunyai kedudukan tinggi dalam syariat Islam. Shalat dapat mencegah pelakunya dari berbuat keji dan mungkar. Selain shalat lima waktu yang hukumnya wajib, ada juga beberapa shalat sunnah yang dianjurkan dalam Islam.
Shalat bukan hanya sekedar rutinitas atau ritual semata. Dalam Al-Qur’an dan hadist telah dijelaskan soal betapa luar biasanya hikmah dan manfaat yang bisa di dapat jika mengamalkannya. Jika diamalkan dengan sungguh-sungguh, shalat akan mendatangkan ketenangan hati dan keselamatan dalam hidup di dunia maupun di akhirat nanti.
Ibadah shalat bukan ibadah remeh dan bisa diremehkan. Begitu pentingnya ibadah shalat ini, Rasulullah SAW pernah bersabda, “Urusan yang memisahkan antara kita (orang-orang Islam) dengan mereka (orang-orang kafir) adalah shalat. Oleh sebab itu siapa yang meninggalkan shalat, sungguh ia telah menjadi kafir.” (HR. Ahmad & Dawud).
Masihkan Anda berfikir untuk meninggalkannya? (*)
Transkripsi: Adib Muzammil
Editor: Reza Maulana Hikam

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi