Mereka senantiasa taat kepada Allah dan RosulNya. Suka beramal sholih, sholat, baca Al-Qur’an, zakat dan lainnya serta senantiasa menjaga diri dan kehormatannya, tidak bicara merajuk yang dapat membangkitkan sahwat yang bukan muhrim, tenanglah di rumah dan kalau keluar tidak bersolek seperti orang-orang jahiliah.
Selain itu ada pula yang di sebut Shahabiyah. Wanita yang sempurna keteladanannya kepada Allah SWT. Mereka para muslimah yang hidup di zaman Rasulullah SAW. Mereka menyaksikan dakwah Rosulullah SAW di bumi Makkah dan Madinah. Mereka turut berperan serta dalam penyebaran dakwah, walaupun penuh dengan cobaan dan rintangan, mereka tetap tegak membela kebenaran. Mereka ini adalah wanita ahli surga. Seperti hadist yang diriwayatkan Bihaqi yang berbunyi, “Sebaik-baik perempuan wanita muslimah surga adalah Khadijah, Fatimah, Maryam dan Asiyah.”
Islam menghendaki agar seorang wanita atau muslimah menjadi orang yang baik bagi orang tuanya, buat suaminya atau dengan keluarganya secara umum.
Wanita yang baik akan diganjar oleh Allah dengan surga-Nya. Dalam Al-Qur’an sudah disebutkan ada wanita yang baik dan ada yang buruk. Yang buruk yang masuk neraka bisa jadi pelajaran dan hikmah agar dapat mawas diri jangan sampai menirunya. Dan yang baik, yang masuk surga bisa menginspirasi agar kita semua bisa masuk surga mengikutinya.
Dalam kehidupan sehari-hari kita dari dahulu sampai kiamat nanti ada berbagai macam sifat atau tipe wanita atau perempuannya yang sepak terjangnya menjadi catatan sejarah yang abadi. Ada yang sifat penghasut, tukang fitnah, biang gossip seperti Hindun dan istri Abu Lahab.
Ada tipe penggoda seperti Zulaikha, tipe penghianat dan ingkar dengan suaminya seperti Istri Nabi Nuh dan Nabi Luth, tipe pejuang seperti Asiyah, dan tipe menjaga kesucian seperti Maryam. Para muslimah banyak pilihan yang akan diikutinya.
Tinggal pilih yang mana? (*)
Transkrip oleh: Adib Muzammil
Editor: Reza Maulana Hikam

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi