HAVANA-KEMPALAN: Presiden Venezuela yaitu Nicolas Maduro telah membuat kejutan karena secara tiba-tiba melakukan penerbangan ke Havana, Kuba pada Kamis (25/11) untuk hadir dalam perayaan kematian Fidel Castro di Fidel Castro Ruz Centre.
Nicolas Maduro sudah tidak lama mengunjungi Kuba dikarenakan adanya pandemi COVID-19. Kunjungan terakhirnya adalah pada akhir tahun 2019.
Dalam kunjungannya pada tahun ini, ia ditemani oleh kawannya yaitu Presiden Miguel Diaz-Canel.
Selain itu, ia juga ditemani oleh saudara dari Fidel Castro dan juga mantan Presiden Kuba yaitu Raul Castro.
Fidel Castro merupakan pahlawan nasional Kuba, namun menjadi musuh utama bagi negara-negara Barat.
Castro jatuh sakit pada tahun 2006 dan kemudian digantikan oleh adiknya yang merupakan pejuang revolusioner juga yaitu Raul Castro.
Fidel Castro memimpin revolusi untuk menggulingkan diktator Kuba pada saat itu yaitu Batista pada tahun 1959.
Fidel Castro kemudian mereformasi semua sistem yang ada di Kuba seperti misalnya membuat sistem kesejahteraan sosial di Kuba yang meliputi edukasi dan pendidikan gratis bagi semua rakyat Kuba.
Meskipun menjadi figur penting di Kuba, Fidel Castro Ruz Centre di ibukota Kuba yaitu Havana menjadi satu-satunya tempat di Kuba dimana namanya diabadikan.
Sebelumnya pada tahun 2016, parlemen Kuba menyetujui kebijakan adanya pelarangan penamaan institusi, taman, jalan hingga fasilitas umum lainnya dengan menggunakan nama mantan presiden dan juga pemimpin Partai Komunis.
(France24, Muhamad Nurilham)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi