Minggu, 21 Juni 2026, pukul : 20:33 WIB
Surabaya
--°C

Varian COVID-19 Baru Terdeteksi di Afrika Selatan

Ilustrasi COVID-19 di Afrika Selatan-AnadoluAgency

CAPE TOWN-KEMPALAN: Ilmuwan Afrika Selatan merasa khawatir dengan banyaknya kasus COVID-19 yang muncul dari varian baru di Afrika Selatan. Varian baru tersebut sudah terdeteksi dalam jumlah kecil dan telah berupaya untuk diteliti untuk mengerti implikasi dari varian baru tersebut.

Varian COVID-19 baru yang disebut sebagai B.1.1.529 dikatakan menjadi salah satu mutasi yang sangat tidak biasa.

Yang menjadi sumber kekhawatiran adalah bahwa varian baru tersebut mampu menghindari respons imun tubuh yang kemudian membuatnya menjadi lebih mudah menyebar.

National Institute for Communicable Disease (NICD) mengatakan bahwa pada saat ini telah ada 22 kasus aktif dari varian baru tersebut.

“Kami menemukan varian baru yang kemudian menjadi salah satu sumber kekhawatiran di Afrika Selatan” ucap Tulio de Oliveria yang merupakan pengamat dari Network for Genomic Surveillance di Afrika Selatan.

Ia juga mengatakan bahwa telah ada temuan varian tersebut di Botswana dan Hongkong.

Menteri Kesehatan Afrika Selatan yaitu Joe Phaahla mengatakan bahwa varian tersebut menjadi permasalahan serius yang menjadi sumber bertambahnya kasus COVID-19 di negaranya secara eksponensial sehingga dikatakan menjadi tantangan yang sangat besar.

Infeksi harian meningkat menjadi 1200 kasus aktif pada Rabu (24/11) yang sebelumnya hanya berkisar 100 kasus pada bulan-bulan sebelumnya.

Sebelum ditemukannya varian baru, pihak setempat mengatakan bahwa mereka telah memprediksi akan adanya gelombang keempat COVID-19 di Afrika Selatan yang akan mulai pada bulan Desember.

(Aljazeera, Muhamad Nurilham)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.