TRIPOLI-KEMPALAN: Komisi Pemilihan Umum Libya mengatakan pada Rabu (25/11) bahwa Saif Al-Islam Khadaffi, anak dari Muammar Khadaffi dinyatakan tidak sah untuk maju sebagai calon presiden Libya. Pemilihan umum Libya akan dilakukan pada 24 Desember mendatang.
Secara total, terdapat 98 calon presiden yang mengajukan dirinya dalam pemilihan umum di Libya.
Saif Khadaffi menjadi salah satu dari sekian banyaknya kandidat calon presiden Libya yang didiskualifikasi.
Permasalahan yang terjadi terkait tata peraturan dalam pemilihan umum, termasuk basis hukum untuk pemilih hingga lainnya menjadi salah satu permasalahan yang dialami oleh pemilihan umum pertama di Libya sejak Khadaffi dilengserkan.
Juri dari Militer di Tripoli mendesak Komisi Pemilihan Umum di Libya untuk tidak meloloskan Khadaffi karena adanya dakwaan kriminal perang sejak tahun 2015 dalam sebuah revolusi melawan orang yang menyetujui penggulingan ayahnya sendiri.
Namun, Saif Khadaffi menolak adanya tuduhan tersebut.
Selain Saif Khadaffi, beberapa kandidat yang lolos juga memiliki dakwaan terhadap adanya kekerasan politik.
Utusan PBB untuk Libya yaitu Jan Kubis memberikan laporannya pada Dewan Keamanan PBB bahwa Jaksa Agung Libya harus segera membuat keputusan akhir mengenai siapa saja kandidat yang sah dalam pemilihan umum tersebut.
Terdapat beberapa kandidat kuat dalam pemilihan umum Libya seperti Perdana Menteri Sementara Libya yaitu Dbeibah, Komandan Perang Libya yaitu Khalifa Haftar, juru bicara Parlemen Libya yaitu Aguila.
(France24, Muhamad Nurilham)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi