Menu

Mode Gelap

kempalanmanca · 16 Nov 2021 20:14 WIB ·

Komandan Perang Libya Maju Dalam Pemilihan Calon Presiden


					Khalifa Haftar-France24 Perbesar

Khalifa Haftar-France24

TRIPOLI-KEMPALAN: Komandan Perang Timur Libya yaitu Khalifa Haftar mengatakan bahwa dirinya akan maju dalam pemilihan Calon Presiden Libya yang akan diadakan dalam beberapa bulan kedepan. Ia mengumumkan informasi tersebut di televisi nasional pada Selasa (16/11).

Sebelumnya, pada tahun 2014, Libya terpecah menjadi dua bagian yaitu Libya Barat yang terdapat banyak koalisi negara Barat dan Libya Timur. Ia menjadi Komandan perang untuk Libya Timur.

Haftar merupakan Komandan Perang dari sebuah kelompok bernama Libyan National Army yang pada tahun 2014 menyatakan perang kepada beberapa faksi perang di Libya Barat. Kemudian, ia melakukan serangan untuk mengambil kembali Tripoli yang sebelumnya diambil alih oleh negara Barat.

Ia melakukan serangan ke Tripoli yang merupakan tempat dimana negara Barat berada untuk menjaga keamanan. Ia menyerang Tripoli selama 14 bulan lamanya dengan menggunakan pasukannya yang bernama Libyan National Army.

Keputusannya untuk maju sebagai Presiden akan kemudian mengundang kemarahan bagi warga di kota Tripoli karena ia dianggap sebagai kriminal perang ketika dalam serangannya ke Tripoli.

“Pemilihan umum akan menjadi satu-satunya jalan keluar bagi negara kami untuk dapat keluar dari krisis” ucap Haftar yang kemudian akan diprediksi datang ke Komisi Pemilihan Umum Libya di Benghazi.

Pemilihan yang akan diadakan di Libya kemudian akan menjadi pemilihan pertama semenjak Libya berada dalam kekacauan pasca Khadafi dilengserkan.

Oleh karena itu, pemilihan tersebut akan menjadi salah satu pencapaian politik yang besar bagi Libya untuk dapat kembali menjadi negara yang bebas dari kekacauan.

(France24, Muhamad Nurilham)

Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Pfizer Sebut Vaksin Booster Efektif Lawan Varian Omicron

9 Desember 2021 - 01:37 WIB

Pfizer-IDXChannel

Jenderal Tinggi India, Istri dan 11 Orang Lainnya Meninggal dalam Kecelakaan Helikopter

9 Desember 2021 - 01:06 WIB

Jenderal Bipin Rawat-CNN

Olaf Scholz Resmi menjadi Kanselir Jerman, Janji untuk “Mulai dari Awal”

9 Desember 2021 - 00:48 WIB

Olaf Scholz-DW

Australia Gabung AS untuk Boikot Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022

9 Desember 2021 - 00:35 WIB

Scott Morrison-CNN

Biden Ancam Putin dengan Sanksi “Kuat” jika Serang Ukraina

9 Desember 2021 - 00:13 WIB

Biden-DW

India dan Rusia Teken Kerja Sama Perdagangan dan Senjata

8 Desember 2021 - 00:31 WIB

Narendra Modi-BBC
Trending di kempalanmanca