“Saat itu saya melihat filmnya di Berlin pada bulan September, ni [Resurrections] benar-benar bagus. Saya tidak bisa memberi tahu kalian tentang seperti apa filmnya, tetapi saya bisa menjelaskan apa yang bukan [tentang filmnya]. Ini jelas bukan sekuel lagi, tetapi sesuatu yang mengandung referensi dari tiga film Matrix sebelumnya dengan cara yang sangat cerdas,” kata Mitchell
Selain itu, Mitchell juga mengatakan jika The Matrix Resurrection tidak seperti film aksi pada umumnya karena menurutnya film ini menampilkan kisah indah sekaligus aneh untuk ditayangkan di layar lebar.
“Film ini sangat bagus, suatu ciptaan yang sangat indah dan aneh. Filmnya juga mencapai beberapa titik yang tidak bisa kita lihat di film aksi lain, yang berarti melanggar beberapa aturan blockbuster,” tambahnya.
Apa yang dikatakan oleh Mitchell justru membuat penggemar semakin antusias dan bersemangat untuk menyaksikan film ini dan membandingkan dengan film sebelumnya untuk membuktikan benar atau tidak apa yang telah dikatakan oleh Mitchell.
Meskipun Neo dan Trinity (Carrie-Anne Moss) kembali, karakter Morpheus yang sebelumnya diperankan oleh Laurence Fishburne justru diisi oleh pemeran baru, yaitu Yahya Abdul-Mateen II. Film ini sudah dijadwalkan tayang pada 22 Desember mendatang. Pastikan kamu tidak melewatkannya ya! (Greenscene, Hayuni Alfiana)
Editor: Reza Maulana Hikam

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi