Menu

Mode Gelap

kempalanews · 23 Nov 2021 16:53 WIB ·

Kolaborasi Unika Widya Mandala Tingkatkan Kualitas SDM


					Acara MoU berlangsung secara daring. Perbesar

Acara MoU berlangsung secara daring.

SURABAYA–KEMPALAN: “Dilatar belakangi animo masyarakat Kota Kediri yang cukup tinggi terkait kebutuhan tes International English Language System (IELTS), dan peningkatan kualitas sumber daya, Dinas Pendidikan Kota Kediri bersama English Massive Kediri menginisasi kerja sama antara Pemerintah Kota Kediri dengan Yayasan Widya Mandala Surabaya (YWMS),” ungkap Vincentia SHS, M.Pd., Direktur Widya Mandala Language Institute (WMLI).

Kerja sama ini didokumentasikan melalui acara penanda tanganan MoU secara daring yang dilakukan oleh Abdullah Abu Bakar, S.E., Walikota Kediri dan Drs. Ignasius Jonan, CPA.,MA., Ketua Umum YWMS. Sebelum dilakukan penanda tanganan ini, WMLI Bersama International Education Specialists (IDP) sudah lebih dahulu berkunjung menemui Abdullah Abu Bakar, sekaligus meninjau fasilitas yang tersedia.

“Meningkatkan kualitas aparatur Negara di pemerintahan kota Kediri merupakan inisiatif yang baik sekali. Terima kasih atas kepercayaan Pemerintah Kota Kediri terhadap WMLI, dan semoga melalui kerja sama ini kita bisa sama-sama belajar,” ucap Jonan dalam sambutannya.

Sambutan positif juga disampaikan Abdullah. “Kami yakin dengan adanya program ini bisa mengangkat indeks pembangunan manusia, apalagi setelah ini ada pembangunan bandara di Kediri. Kami juga ingin menjadi jembatan atau Pemerintah Daerah yang hadir saat masyarakat membutuhkan sesuatu. Dan momen ini adalah tonggak sejarah kita bersama, bahwa kolaborasi ini akan membawa dampak yang besar terhadap perubahan-perubahan yang ada di Kediri, dan banyak membantu masyarakat,” ujar Abdullah Abu Bakar.

Penanda tanganan kerja sama ini akan menjadi payung, untuk nantinya bisa bekerja sama lebih lanjut dengan universitas dan WMLI. Dan berlanjut dengan Dinas Pendidikan Kota Kediri untuk kerja sama penyelenggaraan tes IELTS, hingga memberikan pelatihan bagi para pengawas.

Adapun WMLI sudah menjadi IDPs Official Off-site Test Venue sejak Januari 2019, dan sejak tahun 2020 menjadi satu-satunya venue yang rutin menyelenggarakan IELTS Paper-based tiga kali dalam sebulan di area Jawa Timur. Hal ini disebabkan oleh, pertama, WMLI mudah dijangkau peserta dari dalam dan luar Surabaya kerena berlokasi di tengah Kota Surabaya, tepatnya di jalan Dinoyo 48A, yang dapat diakses dari segala penjuru. Kedua, pelayanan yang diberikan dan fasilitas yang tersedia mampu memberikan keamanan dan kenyamanan bagi peserta untuk mengikuti tes dengan lancar. “Sebelumnya saya pernah mengikuti tes IELTS di tempat lain, dan saya bisa mengatakan bahwa IELTS di WMLI lebih bagus karena tempatnya nyaman dan bersih, sound system (penunjang Listening Test) lebih jernih, dan pelaksanaan protokol kesehatannya baik,” ungkap Jessica, salah satu peserta tes IELTS di WMLI. (*)

Editor: Freddy Mutiara

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Tutup Muswil PPNI Jatim, Khofifah Sampaikan Terimakasih ke Perawat yang Melayani Pasien Covid-19

28 November 2021 - 16:03 WIB

Kronologi Perwira Polisi yang Dikeroyok saat Demonstrasi Pemuda Pancasila

28 November 2021 - 15:06 WIB

Kecelakaan Maut Truk Tronton vs Mobil Elf di Kediri, 4 Santri Meninggal Dunia

28 November 2021 - 15:02 WIB

9 Kiai Sepuh NU Minta Muktamar NU ke 34 Ditunda hingga 2022

28 November 2021 - 14:59 WIB

Jatim Terima Dua Penghargaan BKN Award 2021 Peringkat Pertama, Ini Formula Rahasianya

28 November 2021 - 07:02 WIB

Perdana, UHW Perbanas Wisuda 339 Mahasiswa

27 November 2021 - 17:23 WIB

Trending di kempalanews