Ia menyampaikan bahwa para kader Muhammadiyah dengan integritas iman, kepribadian, dan nilai-nilai utama yang diajarkan Islam dan tradisi Kemuhammadiyahan yang berkemajuan akan mampu berdiaspora di berbagai lapangan dan ranah kehidupan.
Ketua Umum PP Muhammadiyah itu menyerukan pada para kadernya untuk tampil dinamis dan berintegritas demi mewujudkan misi dakwah dan tajdid Muhammadiyah yang melintasi tanpa ragu, gagap, dan canggung disertai pertanggungjawaban yang bermartabat tinggi.
“Melalui momentum Milad ke-109 tahun ini marilah seluruh anggota, kader, dan pimpinan Muhammadiyah di semua tingkatan dan lingkungan kelembagaan sampai jamaah untuk memantapkan diri agar tetap ikhlas dalam ber-Muhammadiyah, berkomitmen tinggi, berkhidmat, bekerjasama dan menjalin kebersamaan, bekerja secara sistemik dan terorganisasi, menjadikan Persayarikatan unggul berkemajuan, serta memperluas gerak Muhammadiyah dalam memajukan umat, bangsa, dan kemanusiaan semesta,” ujarnya.
Buya Haedar menutup pidato miladnya dengan mengutip Surat Ali Imron ayat 142 dan mengutarakan kesaksian akhir KH. Ahmad Dahlan berkaitan dengan menjaga dan memelihara Muhammadiyah yang bukan merupakan peraka mudah. (reza hikam)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi