Senin, 20 April 2026, pukul : 20:02 WIB
Surabaya
--°C

Tiba-tiba Anies Baswedan Diperkenalkan sebagai Capres oleh Ketua PWNU Jatim

KEMPALAN-MALANG-Tanpa agenda. Secara tiba-tiba. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menemui Ketua PWNU Jawa Timur, KH Marzuki Mustamar di Pondok Pesantren (Ponpes) Sabilurrosyad, Kota Malang, Jawa Timur, Jumat, 12 November 2021.

Dalam kunjungan itu, Kiai Marzuki memperkenalkan Anies sebagai calon presiden (Capres). “Ayo, salaman dengan calon presiden,” celetuk KH Marzuki kepada sejumlah santrinya. Anies, yang berjalan di samping Kiai Marzuki, langsung melayani ajakan swafoto dari sejumlah santri.

Anies Baswedan bersama rombongan tiba di Ponpes Sabilurrosyad, Gasek, Kota Malang, sekitar pukul 10.15 WIB.

Tiba di Ponpes Sabilurrosyad, Anies langsung bertemu Kiai Marzuki. Tak lama berbincang di ruang tamu Kiai Marzuki, keduanya melanjutkan shalat Jumat.

Seusai shalat Jumat, Kiai Marzuki bersama Anies berjalan menuju kediaman. Di tengah perjalanan, Kiai Marzuki memperkenalkan Anies sebagai calon presiden.

Anies menepis kunjungan ke Ketua PWNU Jatim untuk persiapan maju di Pilpres 2024. Anies justru bertanya ada apa di tahun itu. “Memang ada apa di 2024,” tanya Anies membalas pertanyaan wartawan.

“Ini silaturahmi saja,” tegas Anies.

“Saya ada seminar di Surabaya. Pada saat Pak Kiai ke Jakarta, kami sama-sama janjian, kalau suatu saat saya akan mampir. Jadi, hari ini niatan silaturahminya ditunaikan,” lanjut Anies seperti dikutip Antara, Jumat, 12 November 2021.

Secara tegas Anies menyatakan saat ini dirinya masih fokus untuk mengurus DKI Jakarta.

“Saya lagi ngurusi Jakarta, sekarang ngurusi Jakarta. Kami silaturahmi saja. Doakan semuanya lancar, sampai ke Surabaya sehat terus,” ujar Anies kepada media.

Sementara Kiai Marzuki menjelaskan kehadiran Anies Baswedan ke Ponpes Sabilurrosyad tak pernah dijadwalkan sebelumnya.

“Tahunya ndadak (mendadak), saya diberi tahu, katanya Pak Anies mau datang. Kami dari kemarin keliling, terus pagi tadi ada kabar,” tutur Kiai Marzuki seperti dikutip detik.

Ditanya soal ungkapan yang disampaikan bahwa Anies Baswedan calon presiden, Kiai Mustamar meminta pernyataan tersebut tidak dianggap serius.

“Itu kan ada anak-anak mau foto, jangan dianggap serius,” sambung Pengasuh Ponpes Sabilurrosyad ini.

Kiai Marzuki mengaku pertemuan dengan Anies Baswedan hanya diisi tukar pikiran bagaimana menyatukan visi-misi bahwa NKRI nomor satu.

“Jadi most important (yang terpenting), apa pun jangan dikedepankan untuk mengalahkan NKRI. Ketika NKRI bersatu ditambah beliau (Anies Baswedan), syaratnya harus adil. Kalau negeri ini sudah bersatu, siapa pun yang memimpin, gampang (mudah),” pungkas Kiai Marzuki Mustamar.

Seperti dikutip detik, Anies sempat terlihat berbicara cukup serius dengan Ketua PWNU Jawa Timur ini. Bahkan Anies dan Kiai Marzuki sempat masuk ke ruangan lain yang tidak ditemani orang lain.  (ham)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.