VALENCIA-KEMPALAN: Valentino Rossi akan sampai pada penghujung dari 21 tahun karir MotoGP-nya, akhir pekan ini. Dalam Gran Premio Motul de la Comunitat Valencia yang digelar di Circuit Ricardo Tormo, akan jadi balapan MotoGP terakhir Rossi.
Sesi balapan tersebut akan jadi penutup karir Vale (sapaan akrab Rossi) yang pernah memenangi tujuh gelar juara dunia MotoGP pada 2001, 2002, 2003, 2004, 2005, 2008, dan 2009 itu. Karena itu, momen terakhirnya itu akan diiringi ucapan perpisahan dari pembalap-pembalap MotoGP di musim ini.
Seperti yang diungkapkan mantan rekan setimnya di Yamaha antara musim 2017 sampai 2020, Maverick Vinales. Dia belum bisa menerima jika Rossi harus undur diri dari dunia MotoGP kali ini.

’’Saya tumbuh melihatnya sebagai idola. Sejujurnya, rasanya sangat menyenangkan bisa berbagi tim dengannya, bertarung melawannya,’’ ucap Vinales. Di matanya, Rossi sudah jadi sosok yang menambah motivasinya.
’’Dia rival pertamaku di MotoGP, dan sangat menarik melihat sosok idolamu bisa berada tepat di sebelahmu. Terutama ketika Anda harus mengalahkannya karena dia adalah idola pertamamu,’’ lanjut Vinales.
Pembalap Aprilia itu menyebut, dari Rossi dia banyak belajar tentang balapan MotoGP. Entah di saat dia jadi rekan setim Rossi atau setelah dia harus beradu cepat dengan pembalap berjuluk The Doctor itu.
’’Ketenangan yang dia miliki, itu penting,’’ sebut Vinales saat ditanyai tentang pelajaran terbesar yang dia ambil dari sosok Rossi.
’’Saya sangat eksplosif dan dia sangat tenang. Jadi, saya belajar untuk diam. Ini adalah hal paling penting. Saya belajar untuk diam dan berbicara sedikit banyak di atas trek,’’sambung pembalap 26 tahun itu.

Rekan setim Rossi di Yamaha Petronas SRT musim ini, Andrea Divizioso menilai sosok Rossi di dalam karirnya juga sangat bermakna penting. Baginya, pembalap berkebangsaan Italia tersebut jadi sumber inspirasinya. ’’Saya selalu banyak belajar dari Valentino,’’ ungkap Dovi (panggilan akrab Dovizioso).
Dovi mengakui, tak mudah mengikuti jejak manis karir Rossi di MotoGP. Menurutnya, yang saat ini kehilangan Rossi bukan hanya pembalap-pembalap mantan pesaingnya. Begitu pula fansnya. ’’Saya rasa, dialah (Rossi) yang membawa banyak fans ke olahraga ini,’’ lanjut Dovi.

Sebagai juara MotoGP di musim ini, karir Fabio Quartararo juga bisa dibilang berkaitan dengan Rossi di Yamaha. ’’Jika boleh memilih, saya berharap dia (Rossi) tetap bertahan dengan kami,’’ begitu harapan Quartararo.
Semua tentang Rossi yang sudah membentuk kepribadian dan jiwa petarung Quartararo di dalam memenangi balapan. ’’Saya menontonnya (Rossi), melihatnya berselebrasi, bagaimana dia dapat memenangi tiap balapan, dan semua kepribadian yang dia punyai. Semuanya berarti yang spesial bagiku,’’ sambung El Diablo (julukan Quartararo).
Lalu, bagaimana dengan Anda? Apakah Anda juga punya kenangan tentang Rossi? (Motorsport, Yunita Mega Pratiwi)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi