Kamis, 23 April 2026, pukul : 13:46 WIB
Surabaya
--°C

Polandia Tolak Migran Masuk, Pengungsi Berkumpul di Perbatasan Belarusia

Suasana di Perbatasan Polandia-Belarusia-Aljazeera

WARSAWA-KEMPALAN: Pihak Polandia Mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan pengusiran kepada ratusan migran dan pengungsi dari negara tetangganya yaitu Belarusia. Polandia menuduh Belarusia karena telah melakukan tindakan konfrontasi terhadap permasalahan perbatasan. Konflik antara kedua negara pun semakin tereskalasi.

Sebelumnya, Polandia mengatakan bahwa ia akan menempatkan banyak penjaga dan pasukan militer di sekitar perbatasan dengan Belarusia. Kemudian, pada Senin (8/11), pihak Polandia kembali menambah jumlah pasukan militer dan penjaga perbatasan serta polisi untuk mengontrol situasi yang ada di perbatasan terebut.

Telah tersebar video amatir bahwa terdapat migran yang mencoba untuk menembus perbatasan yang diberi kawat pembatas. Para migran menggunakan alat pemotong kawat dan lainnya atau menyerang penjaga perbatasan dengan apa yang ada di sekitarnya. Kemudian juga pasukan militer Polandia disaksikan menyemprotkan cairan yang tidak diketahui isinya dari sebuah kaleng.

Tidak hanya Polandia, Uni Eropa juga telah menuduh Belarusia karena melakukan tindakan mobilisasi migran dari Timur Tengah dan Afrika untuk masuk ke Eropa melalui negara-negara tetangga Belarusia yaitu Polandia, Lithuania dan Latvia.

Tindakan tersebut kemudian dapat dilihat sebagai salah satu tindakan balas dendam oleh Belarusia karena diberikannya sanksi oleh negara Barat.

Namun, hingga saat ini, Presiden Belarusia yaitu Alexander Lukashenko menolak semua tuduhan yang ada.

“Menteri Dalam Negeri Polandia dan pasukan penjaga perbatasan telah berupaya untuk menghentikan adanya upaya untuk menerebos batas perbatasan kami. Para migran dan pengungsi yang ada telah membuat Kamp di kawasan Kuznica. Mereka juga dijaga oleh pasukan dari Belarusia” cuit Menteri Pertahanan Polandia di Twitter.

(Aljazeera, Muhamad Nurilham)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.