500 Organisasi HAM di Dunia Desak PBB untuk Intervensi Hentikan Tindakan Kekerasan Junta Myanmar

waktu baca 2 menit
Pimpinan Junta Myanmar-DW

PBB-KEMPALAN: Lebih dari 500 organisasi yang bergerak di bidang HAM memanggil serta mendesak PBB dan juga Dewan Keamanan PBB untuk dapat lebih aktif mencegah semakin tingginya eskalasi konflik di Myanrmar. Terlebih lagi di kawasan Barat Chin yang menjadi pusat resistensi melawan Junta Myanmar.

Human Rights Watch (HRW) telah merilis pernyataannya bahwa ia mewakili 521 organisasi bidang HAM baik organisasi domestik maupun internasional untuk mendesak PBB dan terlebih lagi Dewan Keamanan PBB untuk segera mengadopsi resolusi dan bertindak sebelum tindakan kekerasan semakin tersebar secara luas di Myanmar.

“Hal ini kemudian menjadi penanda bagi mereka untuk segera melakukan pertemuan darurat untuk menanggapi semakin naiknya konflik di kawasan Chin. Secara garis besar, dengan semakin dalamnya permasalahan politik yang ada, HAM dan krisis humanitarian sebagai sebab dari adanya Junta Myanmar semakin menyengsarakan” isi salah satu paragraf dari pernyataan HRW.

Jika disaksikan menggunakan citra satelit, dapat dilihat bahwa pasukan Junta Myanmar telah bergerak ke kawasan Chin yang menjadi basis resistensi terbesar di Myanmar.

HRW juga mendesak PBB untuk segera melakukan embargo persenjataan Myanmar dengan tujuan untuk segera menghentikan alur suplai senjata yang digunakan oleh junta Myanmar.

Sebelumnya, pada minggu lalu, Junta Myanmar telah menyerang kota Thantlang di kawasan Chin. Saksi mata mengatkan bahwa 200 rumah beserta dua gereja dibakar oleh mereka. Kemudian juga diperkirakan lebih dari 10,000 orang telah melarikan diri dari Thantlang.

(Aljazeera, Muhamad Nurilham)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *