Menu

Mode Gelap

Kempalanbis · 1 Nov 2021 05:59 WIB ·

SFW 2021 Resmi Dibuka, Seluruh Forkopimda Surabaya Tampil dengan Busana UMKM


					Surabaya Fashion Week 2021 yang berlangsung di Main Atrium Grand City Surabaya, Minggu (31/10). Perbesar

Surabaya Fashion Week 2021 yang berlangsung di Main Atrium Grand City Surabaya, Minggu (31/10).

SURABAYA-KEMPALAN: Pemkot Surabaya bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) resmi membuka pagelaran Surabaya Fashion Week (SFW) 2021, yang berlangsung di Main Atrium Grand City Surabaya, Minggu (31/10). Pagelaran ini merupakan salah satu upaya untuk melakukan percepatan pemulihan ekonomi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Pahlawan.

Pagelaran SFW 2021 akan berlangsung pada 31 Oktober hingga 7 November 2021 mendatang. SFW 202 dibuka oleh penampilan fashion show dari putra dan putri Wali Kota Surabaya, kemudian disusul dengan penampilan fashion show Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama istri, serta fashion show yang diikuti oleh seluruh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Surabaya, dengan mengenakan busana buatan UMKM Kota Surabaya.

“Surabaya Fashion Week ini untuk memasarkan dan mempromosikan produk UMKM yang ada di Kota Surabaya. Seperti tadi yang dikenakan oleh seluruh Forkompinda Kota Surabaya itu adalah karya dari UMKM. Ini waktunya kita bangkit untuk UMKM Kota Surabaya. Kalau bukan hari ini kapan lagi, kalau bukan kita siapa lagi,” kata Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi yang ditemui usai meresmikan SFW 2021.

SWF 2021 juga menampilkan fashion show dari para mahasiswa internasional dan para model. Mereka ikut mengenakan karya busana dari UMKM Kota Surabaya, yang diharapkan bisa ikut berpartisipasi dalam mempromosikan produk UMKM di negara mereka masing-masing.

Menurut Eri, dengan bergotong-royong dalam menekan pandemi Covid-19 dan terselenggaranya pagelaran SFW 2021, ia berterimakasih kepada seluruh masyarakat Kota Surabaya, sekaligus meminta untuk tidak melakukan euforia dan terus menekankan protokol kesehatan.

“Ini menunjukkan bahwa Pemerintah Kota Surabaya, lembaga keuangan, dan hebatnya Forkompinda di Kota Surabaya. Saya yakin Kota Surabaya akan menjadi kota yang lebih hebat dari hari ini. Semoga seluruh amalan njenengan (anda) dan masyarakat akan dicatat oleh Gusti Allah menjadi amal jariyah, ” ujar dia.

Pada kesempatan tersebut, Pemkot Surabaya juga melaunching aplikasi Pemberdayaan dan Ketahanan Ekonomi Nang Suroboyo (PEKEN) Surabaya, yakni aplikasi belanja online yang bisa diakses oleh masyarakat untuk memilih produk-produk berkualitas karya UMKM Kota Surabaya.

Eri menerangkan bahwa seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkot Surabaya bisa memulai membeli karya produk UMKM pada aplikasi tersebut.
“Kita munculkan PEKEN, kita akan menjual atau mempromosikan semua produk UMKM disananya. Jadi, Pemkot membantu memasarkan produk UMKM Kota Surabaya, yang tidak bisa mengunjungi pameran, bisa membuka aplikasi PEKEN. Saya berharap, ini bisa dimulai dari ASN Kota Surabaya untuk bisa belanja di PEKEN,” terang Eri.

Sementara itu, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Surabaya Rini Indriyani menyampaikan terimakasih kepada seluruh Forkopimda Kota Surabaya, yang ikut berpartisipasi dalam ajang fashion show dengan menampilkan busana dari karya produk UMKM.

“Penampilan fashion show alhamdulillah, saya berterimakasih banyak  kepada Forkopimda Surabaya beserta istri yang ikut mempromosikan UMKM Surabaya.  Mudah-mudahan ini bisa membangkitkan semangat UMKM Kota Surabaya,” kata Rini Indriyani.

Rini juga menjelaskan bahwa SFW 2021 bertujuan untuk mempercepat pemulihan ekonomi di Kota Surabaya, yang juga dikemas dalam platform aplikasi PEKEN. Sehingga, dapat memudahkan para pembeli untuk memilih produk UMKM.

“Surabaya Fashion Week ini, selain bisa langsung dikunjungi oleh pengunjung, kita juga mengemas dalam aplikasi PEKEN yang harapannya bisa segera membantu percepatan pemulihan ekonomi,” jelas dia.

Dengan berlangsungnya Pameran SFW 2021 ini, Rini Indriyani berharap para pelaku UMKM bisa kembali bangkit dan bersemangat dalam berkarya. Sebab, Kota Surabaya resmi menjadi PPKM Level 1.

“Alhamdulilah kita sudah berada di Level 1, ini waktunya kita bangkit. Kita juga membantu memasarkan produk UMKM agar produk mereka lebih mudah dikenal banyak orang,” pungkasnya.

Pada pagelaran SFW 2021 ini juga dimeriahkan oleh penampilan tari tradisional hingga tari modern, serta diikuti dengan pemberian kredit modal usaha secara simbolis oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan) kepada para pelaku UMKM di Kota Surabaya. (Dwi Arifin)

Editor: Freddy Mutiara

Artikel ini telah dibaca 26 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Wali Kota Eri: Semua Perizinan di Surabaya Melalui Aplikasi

28 November 2021 - 06:38 WIB

 Mencari Skema Pembiayaan Syariah Inovatif untuk Pembangunan

27 November 2021 - 13:22 WIB

Kunker ke Sumbar, Ketua DPD RI Minta Masalah Tol Padang-Pekanbaru Segera Diselesaikan

26 November 2021 - 16:27 WIB

Aktif Dorong Peningkatan Perdagangan Antar Provinsi, Gubernur Khofifah Terima Penghargaan dari Kadin

26 November 2021 - 10:57 WIB

Forza Horizon 5 Pecahkan Rekor Pemain di Konsol Xbox

25 November 2021 - 17:00 WIB

Seminar FBE UK Petra- Griffith University: Bangun Sektor Pariwisata dan Perhotelan Pasca-covid-19

25 November 2021 - 15:37 WIB

Trending di Kempalanbis