SURABAYA-KEMPALAN: Anggota DPRD Jatim dari Partai Demokrat, Agusdono Wibawanto, mendapat banyak keluhan dari warga saat reses di Kota Batu, Senin (1/10). Antara lain terkait kelangkaan pupuk, pembangunan yang tidak merata, hingga
pemenuhan kesejahteraan rakyat oleh pemerintah yang tak kunjung terealisasi.
“Warga banyak mengeluhkan adanya kelangkaan pupuk. Kalau toh ada harganya mahal. Keberadaan pupuk bersubsidi yang langka juga menjadi permasalahan yang banyak dikeluhkan warga Batu,” kata Agusdono.
Legislator bergelar Doktor ini menyebut, soal irigasi di beberapa jalan provinsi juga dikeluhkan warga. Terlebih saat ini ada ancaman bencana hidrometeorologi.
“Jangan sampai ada banjir dan longsor di Kota Batu sehingga perlu penanganan dini untuk mencegahnya. Selain itu, urusan air bersih dan ketersediaan pemenuhan air untuk irigasi sawah juga dikeluhkan warga,” jelasnya.
Saat reses tersebut, Agusdono juga mendapat keluhan soal dana buat guru honorer di Jatim. Menurut warga, hingga saat ini dana tersebut masih belum jelas.
Tak hanya itu. Untuk sektor sosial, lanjut Agusdono, masalah posyandu lansia juga perlu ada penanganan dari Pemkot Batu.” Pemkot harus peka atas masalah ini karena ini curhat dari warganya akibat tak meratanya pembangunan di Kota Batu,” jelasnya.
Atas temuan-temuan tersebut, Agusdono berharap agar pemerintah segera mengatasi permasalahan masyarakat Kota Batu.
“Pemerintah harus hadir di tengah masyarakat yang saat ini membutuhkan kehadiran pemerintah,” tandas mantan ketua Fraksi Demokrat DPRD Jatim itu. (Dwi Arifin)
Editor: Freddy Mutiara

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi