Menu

Mode Gelap

kempalanmanca · 27 Okt 2021 23:33 WIB ·

Peluncuran Kabinet Baru oleh Kanada, Fokus Menangani Pandemi COVID-19 dan Ekonomi Hijau


					Kabinet Baru Kanada dibawah Trudeau-DailySabah Perbesar

Kabinet Baru Kanada dibawah Trudeau-DailySabah

OTTAWA-KEMPALAN:Sejak awal menjabat di tahun 2015, Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau telah melakukan reshuffle kabinet untuk ketiga kalinya. Kabinet baru Kanada ini memiliki 38 anggota yang sudah termasuk Perdana Menteri. Terdapat pergantian Menteri Pertahanan dan Menteri Lingkungan dengan tujuan untuk dapat menanggulangi pandemi COVID-19 lebih efektif.

Dalam pemilihan nasional Kanada terbaru pada bulan lalu, Partai Liberal berhasil memenangkan sebanyak 159 kursi dari 338 kursi di House of Commons. Untuk mengesahkan undang-undang, Partai Liberal membutuhkan dukungan dari partai lain.

Partai Sayap Kiri yaitu New Democratic Party (NDP) dan Blok Quebecois secara potensial akan menjadi mitra legislatif yang memungkinkan bagi Partai Liberal.

Pada hari Selasa, dalam cuitannya di Twitter, Trudeau mengatakan bahwa kabinet baru tersebut akan berfokus untuk menyelesaikan perang melawan COVID-19, membuat perumahan lebih terjangkau, mengatasi perubahan iklim, menciptakan lapangan pekerjaan yang baik dan membangun masa depan yang lebih baik untuk semua orang.

Mantan staf Greenpeace, Steven Guilbeault, akan menjadi menteri lingkungan baru Kanada dan menggantikan Jonathan Wilkinson. Penunjukkan Guilbeault dilakukan tepat sebelum COP26 yang akan diadakan di Glasgow, Skotlandia.

Menurut sebuah studi pada Juni 2021 oleh Pusat Alternatif Kebijakan Kanada, sejak tahun 2016 atau tahun pertama masa jabatannya Trudeau secara konsisten membuat janji ambisius tentang perubahan iklim. Namun, emisi gas rumah kaca Kanada tumbuh lebih cepat dibandingkan negara G7 lainnya.

Selain itu, Mantan Kolonel Tentara yang menjabat sebagai Menteri Pertahanan sejak 2015, yaitu Harjit Sajjan di kabinet baru akan menjadi Menteri Pembangunan Internasional.

Menteri pertahanan yang baru adalah Anita Anand yang sebelumnya menjabat sebagai Menteri Pelayanan Publik. Selama masa pandemi, ia dipuji karena berhasil mengamankan pasokan vaksin negara di tengah persaingan yang ketat.

Melanie Joly akan menjadi menteri luar negeri baru Kanada menggantikan mantan Astronot Marc Garneau yang sudah tidak lagi duduk di kabinet. Joly harus mengelola hubungan yang tegang antara Kanada dengan China.

Trudeau menjanjikan kabinet baru akan tetap seimbang secara gender. Mantan jurnalis televisi yang mengalahkan mantan pemimpin Partai Hijau Annamie Paul untuk memperebutkan kursi di pusat kota Tronto, yaitu Marci len akan menjadi menteri perempuan, kesetaraan gender, dan pemuda.

Wakil Perdana Menteri dan Menteri Keuangan Chrystia Freeland yang dianggap oleh para analis politik sebagai pesaing untuk menggantikan Trudeau sebagai perdana menteri, akan tetap mempertahankan posisinya.

Patty Hajdu Mantan Menteri Kesehatan akan menjadi menteri baru layanan Adat. Sedangkan, Ahmed Hussen akan menjadi menteri perumahan dan keragaman serta inklusi di Kabinet baru Kanada.

(Aljazeera, Muhamad Nurilham)

Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Pfizer Sebut Vaksin Booster Efektif Lawan Varian Omicron

9 Desember 2021 - 01:37 WIB

Pfizer-IDXChannel

Jenderal Tinggi India, Istri dan 11 Orang Lainnya Meninggal dalam Kecelakaan Helikopter

9 Desember 2021 - 01:06 WIB

Jenderal Bipin Rawat-CNN

Olaf Scholz Resmi menjadi Kanselir Jerman, Janji untuk “Mulai dari Awal”

9 Desember 2021 - 00:48 WIB

Olaf Scholz-DW

Australia Gabung AS untuk Boikot Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022

9 Desember 2021 - 00:35 WIB

Scott Morrison-CNN

Biden Ancam Putin dengan Sanksi “Kuat” jika Serang Ukraina

9 Desember 2021 - 00:13 WIB

Biden-DW

India dan Rusia Teken Kerja Sama Perdagangan dan Senjata

8 Desember 2021 - 00:31 WIB

Narendra Modi-BBC
Trending di kempalanmanca