Jumat, 15 Mei 2026, pukul : 03:24 WIB
Surabaya
--°C

Menunggu Magis Coach Naga Salju Setelah Tommy Sugiarto ke Semifinal

ODENSE-KEMPALAN: Indonesia hanya menyisakan dua wakil pada ajang Denmark Terbuka 2021 ini. Di sektor ganda putra ada Tommy Sugiarto dan ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti.

Yang paling menarik di antara kedua wakil Indonesia itu adalah Tommy Sugiarto. Bukan hanya karena Tommy berangkat atas nama independen bukan membawa nama PP PBSI. Tetapi sosok di belakang Tommy yang sedang banyak disorot belakangan ini.

Sosok itu adalah Hendra Setiawan. Dia memang masih aktif sebagai pemain. Sukses Indonesia di saat memenangi Piala Thomas-Uber 2020 pekan lalu pun ada kontribusi penting darinya. Hendra adalah kapten tim Thomas.

Hendra duduk di kursi pelatih di belakang Tommy setelah gagal melanjutkan perjalanannya pada Denmark Open kali ini. Berpasangan dengan Mohammad Ahsan, Hendra sudah tersingkir ketika Babak Pertama.

Bersama Hendra, Tommy pun mampu melangkah sampai babak semifinal. Dalam perempat final di Odense Sports Sports Park, Odense, Jumat malam WIB (22/10), menyingkirkan pebulutangkis India Sameer Verma.

Kemenangan itu pun hanya ditentukan dalam gim pertama. Pebulutangkis putra dari salah satu legenda bulutangkis tanah air Icuk Sugiarto tersebut mengalahkan Verma 21-17 dalam gim yang pertama. Sayangnya, Verma memutuskan mengundurkan diri pada gim kedua.

Terlepas dari keputusan mundur Verma yang menguntungkan Tommy itu, sepak terjang Tommy di Denmark Terbuka dengan arahan Hendra masih sempurna. Kantaphon Wangcharoen yang jadi korban pertama Tommy dengan skor kemenangan 21-14 21-8 pada Babak Pertama.

Lalu, pada Babak Kedua, giliran Thomas Rouxel yang harus merasakan kekalahan dari Tommy. Lewat rubber game Tommy menyingkirkan pebulutangkis Prancis tersebut dengan 21-18, 16-21, dan 21-19.

Saking sempurnanya penampilan Tommy, sampai-sampai akun Instagram BWF pun dibuat kepo dengan strategi yang diusung Hendra. ’’Hai coach! Ceritakan padaku apa strategimu,’’ begitulah bunyi salah satu tulisan dalam unggahan foto Hendra dalam akun Instagram BWF,

Lucunya, Hendra pun ikut-ikutan menanggapi candaan yang dituliskan akun Instagram BWF tersebut. ’’Strategiku adalah……rahasia,’’ begitu komentar yang dituliskan pebulutangkis berusia 37 tahun tersebut.

Hendra Setiawan (kiri) yang memberikan instruksi kepada Tommy Sugiarto pada ajang Denmark Terbuka. (Foto: Badminton Photo)

Saling bertukar komentar pun dilakukan Hendra dalam unggahan terbaru Instagram BWF ketika dia dan Tommy memastikan tempat di semifinal. ’’Kami ingin menyaksikan Hendra Setiawan dan Tommy Sugiarto lagi,’’ tulis Instagram BWF. ’’Sampai jumpa besok (hari ini, Red),’’ jawab Hendra.

Walaupun tidak resmi, ada julukan bagi Hendra setelah jadi pelatih dan bisa membawa Tommy ke semifinal Denmark Terbuka. ’’Coach Naga Salju,’’ begitu julukan yang diberikan netizen. Itu mengingatkan julukan pelatih Hendra di ganda putra Pelatnas PP PBSI, Herry Iman Pierngadi. Herry IP (sapaan akrabnya) dijuluki Coach Naga Api.

Yang pasti, dengan didampingi Hendra, Tommy pernah melaju sampai babak perempat final All England 2019. Kali ini, di Denmark Terbuka, dia sudah melewati capaian itu dan berpeluang jadi juara di sektor tunggal putra.

Syaratnya, kolaborasi Tommy-Hendra kali ini harus menyingkirkan Kento Momota dalam babak semifinal, Sabtu petang ini. Sama seperti Tommy, Momota juga tak perlu menuntaskan gim yang kedua untuk lolos ke semifinal setelah Jonatan Christie mengalami cedera pinggang. Mampukah kali ini taji Coach Naga Salju membantu Tommy? (Yunita Mega Pratiwi)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.