Rabu, 13 Mei 2026, pukul : 18:04 WIB
Surabaya
--°C

Hammer Mill dan Cyclone Blower, Mesin Penepung dari UBAYA untuk Kabupaten Tuban

TUBAN-KEMPALAN: Sebagai negara agraris yang sebagian besar penduduknya bekerja di sektor pertanian, seharusnya Indonesia sudah berdikari dalam penyediaan bahan pangan. Berbagai macam hasil pertanian yang menjadi sumber protein nabati, dapat dengan mudah diperoleh dari desa-desa yang menjadi sentra produk pertanian dalam jumlah yang melimpah.

Desa Temayang, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, memiliki jumlah penduduk sekitar 2.034 jiwa dan 70 % diantaranya bermata pencaharian sebagai petani. Dengan potensi hasil bumi berupa padi, jagung, singkong, kedelai dan kacang tanah, sebenarnya di desa ini sangat prospektif untuk dijadikan pusat wirausaha pengolahan hasil pertanian di daerah Tuban. Salah satu bidang usaha baru yang memungkinkan untuk dikembangkan di desa ini adalah pengolahan singkong menjadi tepung singkong (casava). Seperti kebanyakan industri kecil pada umumnya, pelaku usaha di desa ini juga menghadapi berbagai permasalahan yang menghambat proses perkembangannya, satu diantaranya adalah keterbatasan fasilitas produksi.

13 Oktober 2021, bertempat di rumah aspirasi Jl. KH Agus Salim Tuban, empat unit mesin produksi tepung singkong telah diserahkan oleh Tim PTDM Ubaya yang terdiri dari Yon Haryono, Benny Lianto, dan Hudiyo Firmanto kepada Pokmas Karya Mulya dan Berkah dari Desa Temayang, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban.

Melalui program Produk Teknologi yang Didiseminasikan kepada Masyarakat (PTDM) yang digagas oleh Badan Riset dan Inovasi (BRIN), Universitas Surabaya kembali hadir dengan membawa solusi yang tepat untuk mengatasi permasalahan yang ada. Problematika di bidang peralatan/mesin produksi, direspon segera dengan melakukan rancangbangun dan rekayasa mesin penepung gaplek (singkong kering) dan mesin pencacah singkong. Mesin penepung yang menggunakan sistem kombinasi hammer mill dan cyclone blower dapat menghasilkan tepung dengan partikel lembut dan kapasitas yang tinggi.

13 Oktober 2021, bertempat di rumah aspirasi Jl. KH Agus Salim Tuban, empat unit mesin produksi tepung singkong telah diserahkan oleh Tim PTDM Ubaya yang terdiri dari Yon Haryono, Benny Lianto, dan Hudiyo Firmanto kepada Pokmas Karya Mulya dan Berkah dari Desa Temayang, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban.

“Mesin ini kami desain menggunakan hammer mill dengan 36 pisau rotary dan 24 pisau statis untuk menghancurkan singkong menjadi partikel tepung yang lembut dan dikombinasikan dengan cyclone blower akan mempercepat laju aliran tepung sehingga kapasitas produksi  meningkat,” ungkap Yon Haryono, ketika memberi sambutan pada saat penyerahan mesin.

13 Oktober 2021, bertempat di rumah aspirasi Jl. KH Agus Salim Tuban, empat unit mesin produksi tepung singkong telah diserahkan oleh Tim PTDM Ubaya yang terdiri dari Yon Haryono, Benny Lianto, dan Hudiyo Firmanto kepada Pokmas Karya Mulya dan Berkah dari Desa Temayang, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban.

Acara serah terima mesin dilanjutkan dengan pelatihan tentang motivasi wirausaha dan perencanaan usaha tepung singkong oleh “pakarnya perencanaan industri” Benny Lianto, yang saat ini juga menjabat Rektor Universitas Surabaya. Pelatihan motivasi wirausaha ini dimoderatori  Hudiyo Firmanto, dosen Teknik Mesin dan Manufaktur Ubaya.

Antusiasme peserta pelatihan yang sebagian besar adalah anggota pokmas “Karya Mulia” dan “Berkah” sangat terlihat nyata, apalagi dalam pelatihan yang berlangsung secara hybrid tersebut, hadir pula oleh Aulia Hany Mustikasari, beliau adalah technical assistant dari anggota DPR RI.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada BRIN, Ubaya dan Ibu Haeny Relawati selaku anggota DPR RI telah mendengarkan aspirasi, memberi bantuan mesin pecacah dan penepung singkong yang sangat kami butuhkan. Kami yakin dengan antusias anggota pokmas dan didukung oleh seperangkat peralatan produksi yang handal, maka pada saatnya nanti Desa Temayang akan menjadi pusat pengolahan hasil bumi di Kabupaten Tuban dan sekitarnya. Kami sangat mengharapkan ke depan tetap ada pendampingan dari Ubaya dan Brin terutama pemasaran produk-produk yang dihasilkan,” pungkas, Abdul Malik, Ketua Pokmas Karya Mulia, Desa Temayang, Kecamatan Kerek Kabupaten Tuban. (*)

Editor: Freddy Mutiara

 

 

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.