Roma-Kempalan: Ribuan peserta unjuk rasa termasuk dari kelompok Kanan melakukan demonstrasi di Roma sebagai respon dari adanya kebijakan sistem yang rumit terkait vaksin dan COVID-19 yaitu Green Pass.
Green Pass merupakan sebuah kebijakan yang dikenakan kepada semua pekerja di Italia baik di sektor publik maupun swasta untuk menunjukkan bukti vaksin, tes negatif COVID-19 terbaru atau digantikan dengan surat telah sembuh dari COVID-19 selama 6 bulan belakangan untuk dapat bekerja.
“Green Pass menjadi salah satu instrumen kami untuk memastikan kebebasan dengan tujuan untuk memberikan keamanan yang lebih di tempat kerja” ucap Menteri Kesehatan Italia, Roberto Speranza.
Dengan adanya Green Pss tersebut, demonstran turun ke jalan pada Sabtu (9/10) untuk mengoposisi kebijakan tersebut. Banyak dari mereka mengepal tangan atau mengibarkan bendera Italia sembari berteriak “Liberta” (Terj: Kebebasan!).
Salah satu media di Italia, melansir dari Aljazeera mengatakan bahwa sekiranya terdapat 10,000 peserta unjuk rasa, namun berdasarkan klaim dari penggerak massa, jumlah mereka mencapai 100,000 peserta.
Petugas polisi telah berjaga dan membentuk garis blokade serta meyemprotkan gas air mata ke protester.
Sekiranya terdapat satu orang yang terluka ketika ada kerumunan tidak terorganisir masuk ke Piazza Del Popolo yang memiliki tujuan untuk menuju ke kantor Perdana Menteri Italia yaitu Mario Draghi.
(Aljazeera, Muhamad Nurilham)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi