Jumat, 10 Juli 2026, pukul : 07:04 WIB
Surabaya
--°C

Murkanya Spalletti Pemainnya Main Taruhan

ROMA-KEMPALAN: Skandal terjadi di kamp timnas Italia dalam persiapannya sebelum menghadapi Malta di kualifikasi Euro 2024. Ketika fokusnya mencari celah melenggang ke Euro di Jerman tahun depan, dua pemain Italia justru harus diperiksa polisi.

Dilaporkan surat kabar La Gazzetta dello Sport, Nicolo Zaniolo dan Sandro Tonali sudah diinvestigasi pihak kepolisian atas dugaan keterlibatannya dalam pengaturan skor dan judi ilegal.

Sebelum memeriksa Zaniolo dan Tonali, polisi terlebih dulu memeriksa pemain muda Juventus, Nicolo Fagioli. Dari Fagioli-lah nama Zaniolo dan Tonali jadi ikut terseret dan harus kehilangan kesempatan memperkuat Gli Azzurri (julukan Italia) menantang Malta di Stadio San Nicola, Bari, Minggu dini hari (15/10).

BACA JUGA: Bulgaria vs Italia, Gli Azzurri Menang 2-0

Alhasil, allenatore Italia Luciano Spalletti pun harus merancang ulang gameplan-nya itu. Termasuk memanggil tiga gelandang sekaligus. Mulai dari Matteo Politano (SSC Napoli), Samuele Ricci (Torino FC), dan Stephan El Shaarawy (AS Roma).

BACA JUGA  Mengapa Penderita NPD Tidak Betah di Hubungan yang Nyaman

Meski begitu, Spalletti tetap murka mengetahui pemainnya diduga terlibat skandal yang mencoreng sportivitas sepak bola itu. ’’Keadilan harus ditegakkan. Jika ada salah satu di antara kami melakukan hal yang tidak wajar, maka mereka harus bertanggung jawab, di situlah cara kerjanya,’’ ucap Spalletti dalam konferensi persnya, Jumat malam (13/10).

Mantan allenatore yang mengantarkan Napoli merebut scudetto tersebut menyebut ini sebagai pengingat bagi pesepak bola lainnya di Italia khususnya. Terutama pemain yang masih berusia muda. Sebab, baik Zaniolo, Tonali, dan Fagioli tergolong masih muda.

BACA JUGA: Spaletti Si Peraih Scudetto yang Rendah Diri

’’Aku pikir kata-kata (Gabriele) Gravina (Presiden Federasi Sepak Bola Italia atau FIGC) telah memperjelas semuanya. Kami setuju dengan Presiden dan Menteri kami (Andrea) Abodi (Menteri Olahraga Italia) tentang resiko terjerumus dalam godaan ini. Kami harus mencoba berbicara dengan generasi muda tentang ini,’’ kata Don Spa (julukan Spalletti).

BACA JUGA  UNESA TUTUP TURNAMEN PÉTANQUE INTERNASIONAL DENGAN PERPADUAN BUDAYA PRANCIS-NUSANTARA

Bukan hanya kehilangan peluang memperkuat Italia dalam kualifikasi Euro 2024 kontra Malta dan Inggris pekan ini, Zaniolo dan Tonali juga terancam sanksi berat kalau benar-benar dinyatakan bersalah.

Sanksinya bisa larangan bermain sepanjang tiga musim berturut-turut. Sanksi itu tidak hanya berlaku di Liga Italia, begitu juga di liga lainnya yang ada di bawah naungan FIFA. Musim ini, Zaniolo bermain di Aston Villa dan Tonali di Newcastle United. (YMP)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.