Beberapa tukang cukur, juga mengatakan bahwa tindakan tersebut sangat menyulitkan dirinya dan kawannya yang memiliki pekerjaan yang sama.
“Selama beberapa tahun lamanya, kami memang membiarkan para pelanggan untuk bebas dengan pilihannya termasuk memotong janggut supaya kelihatan lebih modern dan rapi. Dengan adanya kebijakan ini, sepertinya tidak ada lagi alasan untuk bertahan dengan pekerjaan ini,” ucap salah satu tukang cukur.
Salon dan tukang cukur sepertinya akan menjadi bisnis terlarang di Afghanistan yang pada saat ini dikuasai oleh Taliban. Kebanyakan orang juga tidak memotong janggutnya bukan untuk tidak dihukum, melainkan supaya mereka dapat “Berbaur” dengan Taliban. (NYPost, Muhamad Nurilham)
Editor: Reza Maulana Hikam

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi