Warung Enggal yang terletak di Jalan Raya Merauke Tanah Miring, Kabupat Merauke tepatnya di samping Patung LB Murdani tempat yang ramai dikunjungi warga terutama pada jam tertentu.
Penyajian papeda di tempat peranakan ini sedikit berbeda, yaitu jika biasanya papeda disajikan berupa campuran air panas dan tepung sagu dengan cita rasa tawar, maka di tempat ini penyajian papeda ditambahkan kuah kuning sebelum dimasukkan campuran air panas dan tepung sagu.
Dengan adanya warung makan ini untuk menunjukkan bahwa orang Papua memiliki kemampuan usaha kuliner dengan mengangkat unsur budaya lokal.

Terlebih lagi saat ini papeda sudah jarang ditemui, karena warga papua yang lebih gemar makan nasi dengan alasan praktis dan lebih mengenyangkan.
Sementara papeda tidak hanya dinikmati dengan kuah kuning, namun bisa ditambahkan toping yang berbeda seperti daging rusa, tempe, atau tahu, tinggal sesuai selera kita.
Next: Selain itu…

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi