SURABAYA-KEMPALAN: Istilah Muslim Puritan selalu dianggap sebagai Muslim yang garis keras dan kolot, kedua kata itu sebenarnya berhubungan dengan konservatisme, bukan puritanisme.
Dalam diskusi kali ini, Madat Club bersama Komunitas Madani mengundang Profesor Antropologi dari University of North Carolina at Chapel Hill, Amerika Serikat yang menuliskan buku berjudul “Muslim Puritan” yakni James L. Peacock III.
James L. Peacock membuka dengan menjelaskan tentang Kaum Muda yang menekankan pembelajaran agama pada pengkajian terhadap teks, tidak hanya kepada ceramah dari para agamawan, hal ini selaras dengan apa yang dikembangkan oleh Martin Luther dan gerakan Protestan.
Profesor dari Universitas Karolina Utara di Chapel Hill itu menambahkan, dirinya mengkaji tidak hanya Muhammadiyah di Indonesia, namun juga orang Kristen di North Carolina.
Ia juga menyebutkan…

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi