Jumat, 12 Juni 2026, pukul : 14:51 WIB
Surabaya
--°C

Terdampak Pandemi, Kemenparekraf Anggarkan Rp 300 Miliar untuk Industri Perfilman

JAKARTA-KEMPALAN: Pandemi Covid-19 yang telah bergulir hampir 2 tahun, memberikan dampak yang signifikan terhadap sektor industri kreatif, termasuk industri perfilman. Hal ini tercermin dari bioskop yang ditutup, proses syuting yang terhambat, dan berbagai permasalahan teknis lain.

Kendala yang menghinggapi industri perfilman, membuat sektor ini masuk dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggara (DIPA) yang akan disepakati oleh pemerintah. Oleh karenanya, pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) akan menganggarkan Rp 266 miliar hingga Rp 300 miliar untuk membantu sektor industri perfilman.

“Anggaran tersebut diharapkan dapat disalurkan kepada komunitas film di tanah air sebelum tahun 2021 selesai,” ucap Sandiaga Uno selaku Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), dikutip dari Antara, pada Kamis (16/9).

BACA JUGA  Sisi 'Gila' Hot Moms Ponorogo Jinakkan Aksara Cemas Lewat Seni Tarung Premium

Sandi, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa anggaran tersebut akan dialokasikan guna pembelian pada linsensi. Hal ini beririsan juga dengan biaya promosi dari sekitar 50 produksi film yang lahir dari tangan para komunias perfilman di Indonesia.

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini berujar, jika sektor industri perfilman sangat terpapar akibat pandemi Covid-19. Dapat dilihat dari gedung-gedung bioksop yang tutup demi memutus rantai penyebaran Covid-19. Sehingga perlu dari pemerintah untuk memberikan subsidi anggaran dana untuk menggerakan roda industri ini kembali.

“Baru saja kami mendapat informasi dari Komite Pemulihan Ekonomi Nasional dan Ibu Menteri Keuangan bahwa anggaran sebesar Rp 266 miliar sampai Rp 300 miliar untuk sektor perfilman. Hal ini sudah mengakomodir keperluan promosi, produksi, dan pembelian dari hak penyaluran film yang diproduksi oleh insan perfilman,” jelasnya.

BACA JUGA  POLRESTA SIDOARJO BERPELUANG SANDINGKAN GELAR JUARA

Dalam pertemuan film di Surabaya ini, Sandi berharap dapat meningkatkan motivasi, kreativitas, dan prestasi bagi industri perfilman untuk produktif dalam berkarya. Ia menuturkan jika film, animas, dan video dapat menjadi lokomotif ekonomi kreatif yang mengakselerasi pembangunan daerah di Indonesia. (Rafi Aufa Mawardi)

Editor: Reza Maulana Hikam

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.