Menu

Mode Gelap

Kempalanart · 3 Sep 2021 18:59 WIB ·

54 Film Meriahkan Festival Film Uni Eropa “Europe on Screen” 2021


					Konferensi pers Europe on Screen (EOS) ke-21 lewat aplikasi zoom. Perbesar

Konferensi pers Europe on Screen (EOS) ke-21 lewat aplikasi zoom.

JAKARTA – KEMPALAN : Perhelatan Festival Film Uni Eropa, Europe on Screen (EOS) ke-21 hadir kembali secara online mulai tanggal 15-27 September 2021 melalui situs festivalscope.com. Festival ini akan menghadirkan sebanyak 54 film terkini dan diputar secara gratis.
Adapun film yang diputar terdiri dari 53 film dari 25 negara di Eropa serta 1 kompilasi film pendek Indonesia pemenang ajang EOS Short Film Pitching Project (SFPP) 2020. Selain itu, sejumlah sineas terkemuka Eropa akan turut bergabung memeriahkan dalam program sesi diskusi, Film Talks, selama festival berlangsung.
“Tahun lalu adalah pertama kalinya Europe on Screen diselenggarakan secara virtual dan hasilnya sukses besar walaupun adanya berbagai hambatan terkait pandemi. Untuk kedua kalinya, kami akan menyelenggarakan edisi ke-21 tahun ini secara virtual namun tetap menjaga kualitas festival dengan menghadirkan banyak film dan sineas bermutu. Kami sangat senang dan siap menampilkan sinema Eropa terbaik kepada penonton di seluruh Indonesia,” ujar Margus Solnson, Kuasa Usaha Ad Interim dari Delegasi Uni Eropa untuk Indonesia.
EOS Festival Co-Director Nauval Yazid mengatakan antusiasme penonton terhadap festival dan film Eropa terus bertambah setiap tahunnya. Bahkan ketika Europe on Screen harus banting setir format penyelenggaraannya menjadi virtual atau online semenjak pandemi hadir di tahun lalu.
“Seperti tahun sebelumnya, tidak ada tema besar dan khusus tetapi kami berharap semua orang bisa menikmati menonton film-film ini,” katanya dalam konferensi pers virtual, Jumat (3/9).
“Tahun ini, kami juga membuka kesempatan bagi mahasiswa perfilman dan khalayak umum untuk bergabung dan belajar mengenai industri perfilman dalam program Road to EOS 2021, baik melalui lokakarya virtual dan sesi Instagram Live,” sambung EOS Festival Co-Director Meninaputri Wismurti.
Festival akan dibuka pada 15 September 2021 dengan film keluarga yang menyentuh asal Finlandia, Any Day Now, karya sutradara Hamy Ramezan. Festival akan berakhir pada 27 September 2021, ditutup dengan dokumenter musik yang membahana asal Italia, We Are the Thousand, besutan sutradara Anita Rivaroli.
Dukungan EOS untuk industri perfilman Indonesia dan sineas-sineas muda terus berlangsung melalui Short Film Pitching Project (SFPP), yaitu sebuah program pendanaan pembuatan film pendek bagi sineas pemula. EOS SFPP yang sudah berjalan sejak tahun 2018 telah melahirkan film-film pendek berkualitas yang telah diputar di berbagai film festival pendek di dalam dan luar negeri.
Untuk SFPP 2021, jumlah pendaftar jauh melebihi ekspektasi dan berasal dari berbagai pelosok Indonesia. Pada EOS 2021, sebanyak 9 kontestan terpilih untuk memberikan presentasi, atau pitching, ide-ide cerita film pendek mereka dihadapan juri yang terdiri dari sineas profesional. Tiga pemenang akan memperoleh hadiah pendanaan untuk pembuatan film pendek mereka.
Tiga juri dihadirkan untuk menilai proposal film yang ada yaitu Kamila Andini, sutradara “Sekala Niskala”, pemenang penghargaan Grand Prix of the Generation Kplus International Jury dalam ajang Berlinale International Film Festival 2018 dan juga lulusan Berlinale Talents 2018. Juri yang kedua, Yosep Anggi Noen, sutradara “The Sciences of Fictions”, pemenang penghargaan Golden Leopard-Special Mention dalam perhelatan Locarno International Film Festival 2019. Dan terakhir Edwin Nazir, produser film “The Science of Fictions” yang juga terpilih untuk diputarkan di International Film Festival Rotterdam 2020.
Sesi presentasi dari 9 finalis terpilih di SFPP ini terbuka untuk umum dan diselenggarakan pada Jumat, 24 September 2021 pukul 09.00 WIB.
“Ada semakin banyak kemudahan berkarya film, ada kompetisi pendanaan film, workshop-workshop, dan teknologi baru yang lebih ramah,” ucap Yosep Anggi Noen.
“Tantangannya adalah menciptakan cerita baru yang lebih peka jaman dan mengelaborasi cara tutur yang beragam di film-film pendek Indonesia,” tambahnya.
Menjelang berlangsungnya festival, EOS telah menyelenggarakan sejumlah diskusi Instagram Live sebagai bagian dari “Road to EOS 2021” dan sejumlah lokakarya. (Nani Mashita)

Artikel ini telah dibaca 31 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Agus “Koecink” Soekamto Terima Medali Kehormatan Pemerintah Prancis

7 Desember 2021 - 20:12 WIB

Seorang Bocah di TikTok Kegirangan Karena Masuk Daftar Close Friend Penyanyi Terkenal Korea

7 Desember 2021 - 18:12 WIB

Pandemi dan Eratnya Solidaritas Umat Manusia

5 Desember 2021 - 12:33 WIB

Politik Identitas, Antara Martabat dan Kebencian

5 Desember 2021 - 10:10 WIB

Bagaimana ”Subjek” Manusia Dibentuk

5 Desember 2021 - 05:17 WIB

Review Film ‘Losmen Bu Broto’: Drama Keluarga yang Menyentuh Hati

2 Desember 2021 - 09:11 WIB

Trending di Kempalanart