Baghdad-Kempalan: Beberapa pemimpin negara-negara Timur Tengah bersamaan dengan Presiden Prancis yaitu Emmanuel Macron bertemu di Baghdad pada Sabtu (28/8) untuk membahas keamanan di kawasannya.
Pemimpin yang hadir dalam pertemuan ini adalah Presiden Mesir yaitu Abdul Fattah as-Sisi, Raja Abdullah dari Yordania, Emir Qatar yaitu Emir Tamim bin Hamad al-Tsani, Menteri Luar Negeri Kuwait, Menteri Luar Negeri Uni Emirat Arab, Menteri Luar Negeri Turki dan Presiden Prancis yaitu Macron.
Pertemuan yang terjadi tidak untuk membahas permasalahan Afghanistan tetapi membahas bagaimana Irak dan negara-negara di kawasan untuk bekerja sama membangun keamanan. Terlebih lagi dengan hubungan yang tidak baik antara negara-negara di kawasan terkait minyak menjadi penting untuk dibahas demi keamanan regional.
Kompetisi antar negara di kawasan Timur Tengah juga sangat terfraksi dengan adanya Iran, AS dengan Israel dan Arab Saudi, hingga Irak yang semakin menambah sengit kondisi keamanan di regional sehingga diperlukan upaya “Pendinginan” supaya tidak terjadi hal yang tidak diinginkan kedepannya.
Secara detail, terdapat konflik antara Shiah Iran dan Sunni Arab Saudi yang sedari dulu masih panas. Kemudian terdapat Iran yang masih melawan karena tetap membangun Uranium meskipun terdapat banyak kecaman. Iran-AS sebagai buntut dari pembunuhan Qassem Sulaemani hingga Turki yang masih melawan pemberontak Kurdish di perbatasan.
Presiden Prancis yaitu Emmanuel Macron tinggal lebih lama di Baghdad untuk menemui pemimpin Irak serta mengunjungi pasukan spesial yang melawan ISIS.
(Saltwire, Muhamad Nurilham)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi