Kamis, 23 April 2026, pukul : 11:24 WIB
Surabaya
--°C

BPPT: 3000 Sumber Daya Manusia IPTEK Siap Dukung Pembangunan Nasional

JAKARTA-KEMPALAN: Percepatan pada sektor ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) harus diselaraskan dengan kualitas dari sumber daya manusianya. Merespon hal ini, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) berujar jika ada sekitar 3000 sumber daya manusia yang siap dukung pembangunan nasional.

Sumber daya manusia adalah fondasi terpenting dalam akselerasi ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK). Bahkan, jika kualitas dari sumber daya manusia dapat merata dan mengakomodir segala sektor, maka bukan tidak mungkin Indonesia akan menuju kepada kemajuan.

Dewasa ini, sebenarnya cukup menjelaskan bahwa sumber daya manusia lebih penting daripada sumber daya alam. Ada banyak negara dengan jumlah sumber daya alam yang minim, namun nyatanya dapat masuk dalam tingkatan negara maju. Seperti, Jepang, Korea Selatan, dan Singapura.

“Mereka siap untuk bekerja sama dengan berbagai pihak dalam skema kerja sama multiple helix untuk mendukung pembangunan nasional sesuai dengan Rencana Induk Riset Nasional (RIRN) 2017-2045 dan flagship Prioritas Riset Nasional (PRN),” ujar Hammam Riza selaku Ketua BPPT, dalam webinar bertema ‘SDM IPTEK Indonesia Berkelas Dunia, Bagi Riset dan Inovasi’, dikutip dari Tribunnews, pada Rabu (25/8).

Pria alumnus ITB ini memaparkan, jika BPPT menjadi lembaga pemerintah yang sedang mengembangkan sebuah program untuk talenta-talenta Indonesia berkembang. Hal ini ditujukan guna mensortir sumber daya manusia IPTEK yang memiliki kemampuan, kompetensi, dan talenta yang selaras dengan kualifikasi terkait.

SDM IPTEK yang lolos kualifikasi akan dimaksimalkan dalam mengikuti program pelatihan dan pendidikan dari pemerintah. Formulasi ini ialah bentuk komitmen dari pemerintah guna menciptakan Indonesia sebagai negeri yang maju di tahun 2045 mendatang.

“BPPT memasuki era baru pengembangan SDM IPTEK, turut beradaptasi, tidak hanya melakukan lompatan teknologi, namun juga mempersiapkan SDM-nya yang kelak akan menerapkan teknologi tersebut di Indonesia,” jelasnya.

Strategi dari BPPT dan pemerintah dalam visi menciptakan SDM IPTEK yang kompeten, ialah dengan mendelegasikan para insan muda terbaik untuk belajar terkait teknologi terbarukan. Program ini adalah investasi bagi negara dalam dimensi sumber daya manusia IPTEK saja, namun juga dimensi ekonomi. (Rafi Aufa Mawardi)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.