Sabtu, 25 April 2026, pukul : 16:21 WIB
Surabaya
--°C

Terkait Polemik Try Out Online dengan BEM Unair, Berikut Tanggapan Anggota Super Squad

SURABAYA-KEMPALAN: Kabar tak sedap kembali muncul dari BEM Universitas Airlangga. Usai terlibat dalam kasus penggelapan uang Jaket, kali ini BEM Unair terlibat dalam sengketa dengan Supersquad terkait kerjasama pada program kerja Airlangga Try Out Akbar.

Airlangga Try Out Akbar merupakan program Kementerian Hubungan Luar BEM Unair 2021. Namun, program kerja dikabarkan tidak dibahas ketika rapat kerja BEM Unair 2021 sehingga menimbulkan banyak miss komunikasi dalam pelaksanaannya.

Pihak BEM Unair juga mengklaim bahwa tidak tahu mengenai MoU serta rasionalisasi kesepakatan yang terjalin antara Ramadhan dan pihak Supersquad Academy.

Namun, Pihak BEM Unair sendiri tidak lepas tangan dan coba menyelesaikan masalah dengan membantu melakukan mediasi antara Ramadhan Pambayung dan Supersquad Academy pada Selasa (10/8).

Dalam forum tersebut, pihak Supersquad Academy memaparkan bukti-bukti bahwa Ramadhan memiliki indikasi ingin memperoleh keuntungan pribadi dari omset program Airlangga Try Out Akbar.

Pihak Supersquad Academy juga menuntut agar Ramadhan Pambayung dapat mengganti kerugian yang telah mereka alami, yaitu sebesar Rp 81 juta.

Kerugian itu juga dikonfirmasi oleh seorang anggota Supersquad yang tak ingin disebutkan namanya.

Menurutnya jumlah kerugian tersebut berasal dari pemberian akses video sadar yang gratis.

Dia mengatakan bahwa “iya seingetku bilangnya mau ngadain try out, (awalnya) tak kira pure dari supersquad sendiri, Ternyata collab sama BEM unair.”

“Nah impact nya (karena kerjasama dengan BEM) peserta yang ikut TO (Try Out) itu nanti dapet fasilitas berupa akses video sadar pintar dari supersquad secara gratis.” kata narasumber saat dihubungi lewat pesan Whatsapp.

“Kalo gak melalui TO itu video sadar pintar itu (harusnya) bayar, Soalnya kita basicnya startup, dananya buat biaya operasionalnya supersquad.” tambahnya.

Dia juga menjelaskan bahwa salah satu tujuan Supersquad melakukan kerjasama adalah ingin mencari target untuk membeli produk mereka.

“Intinya supersquad tugasnya cuma jadi bagian kerjasamanya aja, soalnya kita juga cari target buat beli produknya supersquad, sasarannya anak SMA.” jelasnya.

Terkait kerugian lain diluar pemberian video sadar pintar secara gratis, narasumber tak bisa memberikan keterangan lebih, karena dia memang tidak terlibat langsung dengan project tersebut. (Edwin Fatahuddin)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.