KABUL-KEMPALAN: Presiden Afghanistan Ashraf Ghani meninggalkan negaranya pada hari Minggu (15/8) ketika Taliban mulai memasuki ibu kota Kabul, The Associated Press melaporkan, mengutip dua pejabat.
Penasihat keamanan nasional Ghani dan rekan dekat lainnya juga telah meninggalkan negara itu, lapor kantor berita tersebut.
“Itu dia. Ini sudah berakhir,” kata seorang pejabat AS kepada Fox News, merujuk pada kepergian Ghani.
Perkembangan ini menandakan bahwa pengambilalihan Kabul oleh Taliban dan seluruh wilayah lainnya sudah dekat.
Seorang juru bicara Taliban mengatakan mereka telah memasuki ibu kota untuk mencari “penyerahan damai,” menurut NBC News.
Juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid mengatakan anggota kelompok itu akan “siap siaga di semua pintu masuk Kabul sampai transfer kekuasaan yang damai dan memuaskan disetujui,” tambah NBC News.
Para pejuang yang datang ke Kabul tidak bersenjata, kata seorang juru bicara Taliban kepada jaringan tersebut.
Di antara negosiator pemerintah Afghanistan adalah mantan Presiden Hamid Karzai dan kepala Dewan Rekonsiliasi Nasional Afghanistan, Abdullah Abdullah, AP mencatat.
Taliban telah membuat sejumlah terobosan di negara itu dalam beberapa hari terakhir, termasuk merebut beberapa kota terbesarnya. (ap/nbc)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi