Oleh: Prof. Sam Abede Pareno
KEMPALAN: Pertanyaan di atas adalah pertanyaan orang-orang yang hidupnya susah di masa kemerdekaan ini, katakanlah mereka tidak mendapatkan buah dari kemerdekaan. Merdeka menurut mereka ternyata hanya bebas dari penjajahan. Adapun nasib dan kehidupan tetap sama, yaitu sebagai masyarakat kelas dua (second class society).
Jumlah mereka yang mengajukan pertanyaan tersebut sangat banyak, karena yang benar-benar merdeka hanya sedikit, dalam arti merdeka mendapatkan pekerjaan, merdeka memperoleh keadilan, merdeka meraih pendidikan, merdeka dalam pelayanan kesehatan, merdeka bersuara serta menjalani hak-hak politik dan berekspresi, dan lain-lain sebagaimana tujuan atau cita-cita Indonesia Merdeka.
Pertanyaan di atas diungkapkan dalam bahasa Jawa yang artinya “kapan selesainya merdeka?” Pertanyaan yang positif sekaligus negatif.
Disebut positif, karena–sebagaimana yang telah disinggung tadi–kemerdekaan punya tujuan yang merupakan cita-cita bersama. Marine merdiko adalah ketika tujuan kemerdekaan sudah tercapai.
Tujuhpuluh enam tahun usia kemerdekaan kita, tapi makin jauh dari tujuan, pengangguran bertambah, kriminalitas termasuk korupsi merajalela dan sebagainya.
Pada gilirannya makna dari pertanyaan tersebut berubah negatif yaitu percuma kita merdeka, sia-sialah perjuangan dan pengorbanan para pahlawan bangsa. Dampaknya muncul istilah “zaman normal” yaitu masa penjajahan, suatu istilah yang berkonotasi lebih baik hidup di era penjajahan, semuanya normal-normal saja.
Hal ini nampaknya juga dirasakan oleh sejumlah saudara-saudara kita di Timor Leste yang justru tidak nyaman dengan kemerdekaannya sehingga pernah dikabarkan ingin bergabung kembali dengan Republik Indonesia.
Perasaan yang sama juga dialami oleh mereka yang tergabung dalam Organisasi Papua Merdeka dengan dalih bahwa plebisit (penentuan pendapat rakyat) tahun 1969 tidak sah.
Mencapai cita-cita kemerdekaan tidak mudah, bahkan lebih sulit ketimbang memproklamasikannya. Tujuhpuluh enam tahun bukan waktu yang lama bagi suatu bangsa yang plural, bangsa Indonesia ini untuk meraih cita-cita kemerdekaannya.
Selamat HUT Proklamasi RI ke-76. Sekali merdeka tetap merdeka! (*)
Surabaya 13-8-2021.

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi