BANGKOK-KEMPALAN: Uji coba vaksin buatan Fakultas Kedokteran Universitas Chulalongkorn seharusnya ditutup pada Selasa (10/8), namun fakultas itu mengumumkan penutupan pendaftaran relawan uji coba vaksin lebih awal pada Sabtu (7/8).
Pendaftaran sukarelawan untuk ChulaCov, nama vaksin besutan universitas itu ditutup tiga hari lebih awal karena jumlah para relawan sudah memenuhi kuota. Registrasi sukarelawan kandidat penerima vaksin mRNA itu dibuka semenjak Selasa (3/8).
Para relawan paling tidak harus berumur 56-75 tahun tanpa penyakit bawaan, tak pernah tertular Covid-19 sebeumnya, dan belum menerima vaksin Covid-19.
Melansir National News Bureau of Thailand, Pusat Penelitian Vaksin Chula (CVRC) melakukan uji coba vaksinasi yang berhasil pada monyet dan tikus sebelum tahap pertama uji coba pada manusia dimulai pada 14 Juni. Tahap kedua akan dimulai pada akhir Agustus.
Kandidat vaksin ChulaCov19 telah dikembangkan oleh para peneliti Thailand, dengan dukungan dari Prof Drew Weissman, seorang profesor Universitas Pennsylvania, yang menemukan teknologi vaksin mRNA. Vaksin ini dikembangkan dengan membuat bagian-bagian kecil dari materi genetik virus corona tanpa menggunakan virus hidup. (NNBT, reza hikam)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi