TOKYO-KEMPALAN: Greysia/Apriyani sukses meraih medali emas usai menekuk pasangan Cina, Chen Qing Chen/Jia Yi Fan di babak final.
Pasangan ganda putri Indonesia itu menang langsung dalam dua gim dengan skor 21-19 dan 21-15. Kemenangan ini sukses membuat Indonesia menyamai rekor China di Olimpiade.
Pada Laga final bulutangkis nomor ganda putri Olimpiade Tokyo yang tersaji di Musashino Forest Sport Plaza, Senin (2/8) siang WIB itu, Greysia/Apriyani sukses mencatatkan sejarah baru.
Mereka menjadi pasangan pebulutangkis peraih emas pertama sekaligus satu-satunya Indonesia pada nomor ganda putri di Olimpiade.
Kementerian di nomor ganda putri kini membuat Indonesia menjadi negara yang berhasil memenangi lima nomor berbeda di cabang olahraga bulutangkis Olimpiade. Sebelumnya, rekor tersebut hanya bisa dicapai oleh Cina.
Negara tirai bambu itu total telah mengumpulkan 20 emas pada cabang olahraga bulutangkis di Olimpiade. Mereka mengumpulkan empat emas di nomor tunggal putra, lima emas di nomor tunggal putri, dua emas di nomor ganda putra, lima emas di ganda putri, dan empat emas dari ganda campuran.
Sementara Indonesia kini telah meriah delapan emas dari cabang olahraga bulutangkis Olimpiade. Pada nomor tunggal, ada Susy Susanti yang meriah emas di Olimpiade Barcelona 1992.
Kemudian pada nomor tunggal putra, Indonesia pernah meraih dua emas, yang diperoleh Alan Budi Kusuma (Olimpiade Barcelona, 1992) dan Taufik Hidayat (Olimpiade Athena, 2004).
Di nomor ganda Putra, ada Rexy Mainaky/Ricky Subagja (Olimpiade Atlanta, 1996), Tony Gunawan/Candra Wijaya (Olimpiade Sydney, 2000), dan Hendra Setiawan/Markis Kido (Olimpiade Beijing, 2008) .
Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir menjadi satu-satunya ganda campuran Indonesia yang pernah meraih emas, mereka mempersembahkan emas di Olimpiade Rio de Janeiro 2016.
Terakhir di tahun ini, Greysia/Apriyani sukses mempersembahkan medali emas pertama Inggris di nomor ganda putri pada Olimpiade Tokyo 2020. (BBC, Edwin Fatahuddin)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi