KUALA LUMPUR – KEMPALAN: Parlemen Malaysia akan mengadakan sidang khusus selama lima hari mulai 26 Juli untuk memungkinkan anggota parlemen diberi pengarahan tentang rencana pemulihan nasional, kata kantor Perdana Menteri Muhyiddin Yassin pada Senin (5/6).
Sidang juga akan memungkinkan badan legislatif untuk mengubah undang-undang yang diperlukan untuk melakukan pertemuan parlemen campuran dengan kehadiran virtual dan fisik, kata kantor itu dalam sebuah pernyataan.
Pengumuman itu muncul setelah panggilan berulang kali dari Raja Malaysia Al-Sultan Abdullah agar parlemen bersidang kembali untuk membahas langkah-langkah yang telah diambil untuk menangani krisis kesehatan dan ekonomi yang disebabkan oleh pandemi COVID-19 sebagaimana dikutip Kempalan dari Reuters.
Parlemen sebelumnya telah ditangguhkan pada Januari setelah raja mengumumkan keadaan darurat nasional atas saran Muhyiddin, sebuah langkah yang digambarkan oleh para kritikus perdana menteri sebagai upaya untuk menopang posisinya di tengah tantangan kepemimpinan.
Kantor Muhyiddin mengatakan pemerintah telah setuju untuk memberi tahu raja bahwa parlemen akan bersidang kembali selama lima hari dari 26-29 Juli dan pada 2 Agustus, sementara senat akan duduk pada 3-5 Agustus.
“Semua proklamasi dan peraturan darurat oleh raja harus diletakkan di depan kedua majelis Parlemen,” katanya.
Muhyiddin telah dirawat di rumah sakit sejak pekan lalu setelah menderita infeksi saluran pencernaan. Dia dalam kondisi stabil dan diperkirakan akan dipulangkan dalam beberapa hari, menurut pernyataan sebelumnya dari kantornya. (Reuters, Abdul Manaf)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi